Bulog Tembilahan Pastikan Stok Beras Aman hingga 2026

Rabu, 03 Desember 2025 | 17:10:24 WIB
Pemimpin Perum Bulog Cabang Tembilahan, Indra Firmansyah, (Sumber riauterkini.com)

Tembilahan - Ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi hingga tahun 2026. Kepastian ini disampaikan oleh Perum Bulog Cabang Tembilahan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas pangan dan ketahanan masyarakat, khususnya menjelang akhir tahun dan awal 2026.

Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Tembilahan mencapai sekitar 380 ton. Persediaan tersebut terdiri dari beras Bantuan Pangan (Banpan) dan beras SPHP atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan. Dari jumlah itu, penyaluran beras Banpan telah mencapai sekitar 50 persen kepada masyarakat penerima manfaat.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Tembilahan, Indra Firmansyah, menyampaikan bahwa penyaluran beras Banpan ditargetkan rampung sepenuhnya dalam pekan ini. Dengan demikian, seluruh masyarakat penerima di Inhil diharapkan dapat segera merasakan manfaat bantuan pangan tersebut secara merata.

Sementara itu, beras SPHP disalurkan sebagai program subsidi pemerintah dengan harga terjangkau untuk menjaga daya beli masyarakat. Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menekan gejolak harga beras di pasar, sekaligus memastikan akses pangan tetap terjangkau.

Untuk memperkuat cadangan beras sebagai penyangga kebutuhan akhir tahun, Bulog Tembilahan juga dijadwalkan akan menerima tambahan pasokan sekitar 1.000 ton beras. Tambahan ini diharapkan semakin memperkokoh ketahanan stok dan mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.

Menghadapi tahun 2026, Bulog Tembilahan menyatakan kesiapan penuh mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam optimalisasi penyerapan gabah dan beras hasil produksi petani lokal. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis daerah.

Dari sisi distribusi, Bulog memastikan hingga kini pengiriman beras berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Pasokan sebagian besar berasal dari wilayah sekitar, termasuk dari Sumatera Selatan yang saat ini memiliki kondisi transportasi relatif stabil dan aman.

Dalam aspek kebencanaan, Bulog juga terus menjalin koordinasi intensif dengan BMKG dan instansi terkait. Jika terjadi bencana, Bulog siap menyalurkan bantuan pangan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri melalui alokasi khusus yang disesuaikan dengan jumlah warga terdampak, baik untuk skala kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Terkini