Prakiraan Cuaca Riau 5 Januari 2026: Dominan Cerah Berawan Sepanjang Hari

Senin, 05 Januari 2026 | 09:19:39 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU - BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Senin, 5 Januari 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan.

Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada sore hingga malam hari.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, pada pagi hari kondisi cuaca di Riau umumnya udara kabur hingga cerah berawan. Memasuki siang hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan.

Sementara pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu. Adapun pada dini hari, kondisi cuaca kembali didominasi udara kabur hingga cerah berawan.

Forecaster On Duty BMKG Riau, Deby C., mengatakan secara umum tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau.

“Untuk Senin ini tidak ada peringatan dini. Namun masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada sore sampai malam hari di beberapa kabupaten,” ujarnya.

BMKG mencatat suhu udara di Provinsi Riau berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55 hingga 98 persen.

Sementara itu, arah angin bertiup dari utara hingga timur laut dengan kecepatan antara 10 sampai 30 kilometer per jam.

"Untuk kondisi perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah. Kondisi tersebut relatif aman bagi aktivitas pelayaran dan nelayan," jelasnya.

Selain prakiraan cuaca, BMKG juga merilis pembaruan titik panas (hotspot) hingga pukul 23.00 WIB. Dari total lima hotspot yang terpantau di wilayah Sumatera, tiga titik panas tercatat berada di Provinsi Riau, tepatnya di Kota Dumai.

"BMKG mengimbau seluruh pihak terkait tetap meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya pencegahan dini guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan," imbaunya.

Terkini