KSOP Tembilahan Gelar Rapat Pentahelix, Pacu Sinergi Keselamatan Transportasi Air

Rabu, 07 Januari 2026 | 20:04:59 WIB

Tembilahan - Di tengah meningkatnya aktivitas dan kompleksitas transportasi perairan di wilayah Riau, khususnya di daerah sungai dan penyeberangan, upaya kolaboratif lintas sektor menjadi keniscayaan. Menyikapi hal ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan mengambil inisiatif strategis dengan mengadakan rapat koordinasi pada Rabu, 7 Januari 2026.

Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah langkah konkret untuk memperkuat pondasi keselamatan dan keamanan pelayaran yang menjadi urat nadi perekonomian dan konektivitas masyarakat Kepulauan.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Tembilahan, Bapak Feriland Saragih, S.Si.T., secara khusus membedah implementasi tugas dan fungsi pengawasan pada transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (SDP). Depth news dari acara ini mengungkap bahwa tujuan utamanya adalah menciptakan sebuah safety ecosystem terintegrasi. Ekosistem ini dirancang untuk mengatasi kerentanan seperti kepadatan lalu lintas perairan, variasi kondisi kapal tradisional hingga modern, serta kerawanan keselamatan di titik-titik penyeberangan yang vital bagi masyarakat.

Keunikan rapat ini terletak pada cakupan pemangku kepentingan yang sangat luas dan strategis. Kehadiran unsur keamanan seperti Komandan POS TNI AL Tanjung Datuk, Kepala Sat Polairud Polres Indragiri Hilir, dan Kepala Polsek Kawasan Pelabuhan menunjukkan pendekatan keamanan multi-layer. Sinergi ini penting untuk menangani spektrum ancaman yang luas, mulai dari pelanggaran administrasi pelayaran, pelanggaran batas muat, hingga potensi tindak kriminalitas di perairan dan kawasan pelabuhan.

Selain aspek keamanan, depth news dari pertemuan ini menyoroti pentingnya harmonisasi pelayanan dan regulasi di pelabuhan. Kehadiran General Manager PT Pelindo Regional 1 Cabang Tembilahan mewakili operator pelabuhan, sementara perwakilan dari KSOP Kuala Enok, UPP Sungai Guntung, dan UPP Kuala Gaung mewakili otoritas regulator di wilayah sekitarnya. Dialog ini krusial untuk menyelaraskan standar operasional prosedur, meminimalisir bottleneck, dan meningkatkan efisiensi logistik tanpa mengorbankan aspek keselamatan.

Aspek perlindungan korban kecelakaan transportasi perairan juga mendapat porsi pembahasan mendalam dengan dihadirinya perwakilan PT Jasa Raharja. Inklusi lembaga penjamin sosial ini mengindikasikan adanya perhatian serius terhadap aspek post-accident management. Pembahasan difokuskan pada optimalisasi sosialisasi hak-hak awak kapal dan penumpang, serta memastikan mekanisme klaim dapat berjalan lancar jika terjadi insiden, sebagai bentuk tanggung jawab sosial akhir dari rantai keselamatan.

Pelibatan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan serta Dinas Penanaman Modal dan PTSP membawa dimensi lain yang lebih makro. Hal ini menunjukkan bahwa upaya keselamatan transportasi SDP tidak dilihat secara parsial, tetapi terintegrasi dengan kebijakan tata ruang, perlindungan lingkungan perairan, serta penciptaan iklim investasi yang aman dan terprediksi. Keselamatan pelayaran menjadi penunjang utama bagi daya tarik investasi di sektor maritim dan logistik wilayah.

Melalui diskusi mendalam, teridentifikasi sejumlah tantangan konkret di lapangan. Mulai dari tingkat kepatuhan pengguna kapal tradisional terhadap regulasi keselamatan, keterbatasan sarana prasarana pengawasan di wilayah perairan yang luas, hingga pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Rapat ini berfungsi sebagai platform untuk mendiagnosis titik-titik lemah dalam sistem yang selama ini mungkin tertangani secara sektoral, namun belum terintegrasi.

rapat ini tidak hanya berakhir pada pembahasan, tetapi menghasilkan komitmen untuk tindak lanjut kolaboratif. Rencananya akan dibentuk mekanisme komunikasi dan berbagi data yang lebih cair antar lembaga, serta program patroli dan inspeksi gabungan yang terjadwal.

Kepemimpinan KSOP Tembilahan dalam memfasilitasi forum ini diharapkan dapat menjadi model untuk memperkuat governance transportasi perairan, dengan visi menjadikan perairan Riau tidak hanya ramai oleh aktivitas, tetapi juga tertib, aman, dan memberikan rasa aman bagi seluruh penggunanya.

Terkini