BPR Gemilang Inhil Lakukan Studi Tiru ke Bank Rohil, Belajar Strategi Pengelolaan dan Saham

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:46:49 WIB

Rokan Hilir | – PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gemilang, Indragiri Hilir (Inhil) melakukan kunjungan ke PT BPR Bank Rohil pada Jumat (9/1/2026) dalam rangka studi tiru. Bank Rohil dipilih karena dinilai sebagai bank terbaik di Sumatera.  

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama (Dirut) BPR Gemilang, Nurna Indra Evalita, bersama Komisaris Utama dan sejumlah staf. Rombongan disambut oleh Dirut Bank Rohil, Wan Muhammad Kudri, SE, MM, beserta jajaran, serta Kabag Hukum Setda Rohil Arbaen dan Bagian Ekonomi Setda Rohil.  

Dalam pertemuan yang berlangsung di lantai III aula rapat Bank Rohil, Dirut BPR Gemilang menyampaikan tujuan kedatangan mereka untuk mempelajari strategi dan proses yang membuat Bank Rohil mampu melepaskan diri sepenuhnya dari kepemilikan saham Bank Riau Kepri Syariah (BRKS).  

“Kami kesini sharing ingin mengetahui proses dan caranya sampai Bank Rohil bisa melepaskan diri dari BRKS 100 persen. Dengan kunjungan ini, banyak ilmu dan pengetahuan yang kami dapat,” ujar Evalita.  

Ia juga mengapresiasi kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) Rohil terhadap Bank Rohil yang dinilai berhasil mengelola bank hingga mencatatkan laba luar biasa pada akhir 2025. “Pemda Rohil sangat peduli sekali dengan Bank Rohil. Pengelolaan yang baik ini patut kami pelajari untuk diterapkan di BPR Gemilang,” tambahnya.  

Selain itu, pihak BPR Gemilang juga mempelajari bagaimana Bank Rohil mampu menjadikan PPPK sebagai payroll di bank tersebut.  

Sementara itu, Dirut Bank Rohil, Wan Muhammad Kudri, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai pertemuan ini sebagai bentuk sinergi antar-BUMD milik Pemda Rohil dan Pemda Inhil. “Dalam rangka sinergi, saling dukung, saling support, sharing ilmu dan pengetahuan. Semoga hasil pertemuan ini dapat diterapkan oleh BPR Gemilang,” kata Kudri.  

Terkait kepemilikan saham, Kudri menjelaskan bahwa mulai tahun 2026, Pemda Rohil akan menjadi pemegang saham tunggal Bank Rohil. “Sebelumnya Pemda memiliki 99,1 persen saham, sementara BRKS 0,9 persen. Tahun 2026 baru Pemda menjadi pemegang saham tunggal,” jelasnya.  

Kunjungan ditutup dengan penyerahan plakat dari Dirut Bank Rohil kepada Dirut BPR Gemilang, disaksikan jajaran kedua belah pihak. Pungkasnya (RED/MH)

Terkini