Program MBG di Riau Jangkau Anak Putus Sekolah dan Tenaga Pendidik

Senin, 12 Januari 2026 | 17:19:36 WIB

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau memperluas cakupan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak hanya menyasar anak sekolah, program ini juga menjangkau anak usia sekolah yang putus sekolah, tenaga pendidik, hingga lansia, dengan total target penerima mencapai 2.010.204 jiwa.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi menjelaskan bahwa tahun ini, sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat, penambahan penerima manfaat tersebut bertujuan untuk menjangkau generasi muda yang masih harus terus berkembang.

"Ada anak usia sekolah yang tidak sekolah, itu menjadi bagian dari sasaran. Penambahan ini agar mereka yang putus sekolah atau berada di panti asuhan bisa menerima manfaat," ungkapnya saat menjadi narasumber di Dialog Interaktif bersama RRI Pekanbaru, Senin (12/01/2026).

Sekda yang juga Ketua Satgas MBG Riau menyampaikan, anak usia sekolah harus mendapatkan gizi yang cukup. Bahkan dari gizi yang mereka terima setiap harinya bisa menambah pengetahuan tentang pola makan yang sehat.

"Ada anak yang tidak makan sayur, ada yang ga pernah dia makan buah, jadi pernah. Jadi bisa meningkatkan pasokan gizi dan mereka bisa mengerti bagaimana pola makan yang sehat," ungkapnya.

Selain anak sekolah, tenaga pendidik dan guru juga akan menjadi penerima manfaat bersama dengan anak-anak di sekolah. Mulai dari cleaning service hingga sekuriti sekolah.

Kategori lain penerima manfaat lainnya ialah lansia. Untuk kategori tersebut ia katakan masih menunggu keputusan untuk rentang usia penerima manfaatnya hingga cara pendistribusian.

Ia tambahkan, distribusi untuk anak-anak bisa melalui sekolah, namun lansia tersebar luas. Untuk itu hal tersebut masih membutuhkan kesiapan yang lebih matang.

Ia berharap, program MBG bisa sama-sama dikawal. Pemprov Riau selalu terbuka untuk menerima masukan atas semua kekurangan dan kendala yang harus dievaluasi dalam program ini.

Terkini