Tak Sampai Sehari, Polisi Berhasil Bekuk Sopir Truk Maut di Kampar

Selasa, 10 Februari 2026 | 19:42:59 WIB

KAMPAR – Jajaran Satlantas Polres Kampar menunjukkan dedikasi tinggi dalam menegakkan hukum di jalan raya. Dalam waktu singkat, kurang dari 24 jam, pihak kepolisian berhasil mengamankan seorang sopir truk maut yang terlibat kecelakaan tabrak lari di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau pada Selasa (10/2/2026).

Pelaku yang berinisial ED (35), warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, tak berkutik saat diringkus petugas. Bersama pelaku, polisi juga menyita satu unit Truk Fuso dengan nomor polisi BM 9553 AU sebagai barang bukti. 

"Saat ini, pelaku telah dibawa ke markas Satlantas Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut" ujar Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang.

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramadhani menambahkan pelaku awalnya melarikan diri setelah kejadian, namun berkat kesigapan personel di lapangan, pelaku beserta kendaraan yang digunakannya berhasil kita amankan.

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Pekanbaru - Bangkinang KM 34. 

"Kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BM 2978 ZAZ yang dikendarai oleh korban, dan Truk Fuso yang dikemudikan oleh pelaku ED yang sempat mencoba menghilangkan jejak," kata Wulan.

Insiden ini merenggut nyawa Nurbaini (56), seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga Desa Tanjung Alai, Kecamatan Kampa. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar ke RSUD Bangkinang.

Berdasarkan hasil olah TKP, kronologi bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor bergerak dari arah Bangkinang menuju Pekanbaru dengan kecepatan sedang. 

"Sesampainya di lokasi kejadian, korban mencoba mendahului Truk Fuso yang berada di depannya, namun ruang gerak yang terbatas membuat upaya tersebut gagal," kata Wulan.

Naas, korban kehilangan keseimbangan lalu terjatuh ke arah kolong truk dan terlindas oleh ban belakang kendaraan besar tersebut. Alih-alih berhenti untuk memberikan pertolongan, sopir truk justru memacu kendaraannya meninggalkan korban yang tergeletak di jalan raya dalam kondisi tidak bernyawa.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Hak itu agar tragedi serupa tidak kembali terulang di masa depan," pungkasnya.

Terkini