Jibaku Padamkan Karhutla, Personel Koramil 11/Pulau Burung Tak Kenal Lelah di Lahan Gambut Teluk Nibung

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:44:09 WIB

Pulau Burung - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (12/02/2026). Titik api terdeteksi di Desa Teluk Nibung dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai ± 6 hektare. Berdasarkan data di lapangan, lokasi kebakaran berada pada titik koordinat 0°25'6"N 103°29'59"E dan hingga saat ini masih dalam proses pemadaman serta pendinginan.

Personel Koramil 11/Pulau Burung di bawah jajaran Kodim 0314/Inhil langsung bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima laporan. Dengan jarak sekitar 12 kilometer dari Makoramil ke tempat kejadian perkara (TKP), para personel tetap sigap dan penuh semangat untuk melakukan upaya pemadaman guna mencegah meluasnya kebakaran.

Sebanyak dua personel TNI dari Koramil 11/Pulau Burung turun langsung berjibaku memadamkan api bersama unsur gabungan lainnya. Mereka bahu-membahu bersama tiga personel Polri, 20 orang tim Damkar perusahaan, lima aparat desa, serta 10 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam upaya pengendalian kebakaran.

Di lapangan, personel gabungan mengoperasikan lima unit mesin robin dengan dukungan 60 gulung selang untuk menyemprotkan air ke titik-titik api yang masih menyala. Kondisi lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena api mudah merambat di bawah permukaan tanah dan sulit dipadamkan secara total.

Selain karakteristik tanah gambut, cuaca panas dan angin kencang turut memperbesar potensi penyebaran api. Ditambah lagi, lokasi sumber air yang cukup jauh dari titik kebakaran membuat proses pemadaman harus dilakukan secara ekstra dan penuh kehati-hatian agar api tidak kembali membesar.

Danramil 11/Pulau Burung, Kapten Inf. Riswanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya maksimal hingga api benar-benar padam. “Kami bersama tim gabungan terus berjibaku di lapangan untuk memastikan api dapat dikendalikan. Meskipun terdapat berbagai hambatan seperti tanah gambut, cuaca panas, dan angin kencang, personel tetap semangat dan fokus melaksanakan pemadaman,” ujarnya.

Kapten Inf. Riswanto juga menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam penanganan Karhutla. Menurutnya, kerja sama antara TNI, Polri, perusahaan, aparat desa, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mempercepat proses pemadaman serta mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain.

Hingga laporan ini disampaikan, kondisi api masih terlihat hidup di beberapa titik dan terus dilakukan pemadaman serta pendinginan. Lahan yang terbakar diketahui milik Baharudin, seorang petani warga Desa Teluk Nibung. Aparat gabungan tetap bersiaga di lokasi guna memastikan situasi benar-benar aman dan terkendali.

Terkini