Tingkatkan PAD, DPMPTSP Riau Kumpulkan Investor Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 | 17:42:26 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU - Sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan mengumpulkan para pengusaha yang akan berinvestasi di Riau. 

Kepala DPMPTSP Riau Vera Angelita OK mengatakan, dikumpulkannya para pengusaha nasional calon investor tersebut juga merupakan arahan langsung dari Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Di mana salah satu arahnya yakni para pengusaha yang berinvestasi di Riau diwajibkan untuk meletakkan dananya di Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. 

“Menindaklanjuti arahan Bapak Plt Gubernur, yang meminta investor yang akan berinvestasi di Riau wajib menempatkan dananya di BRK Syariah. Kami akan mengumpulkan pengusaha nasional dalam sebuah workshop,” katanya, Kamis (12/2/2026).

Lebih lanjut dikatakannya, dalam pertemuan tersebut pihaknya akan mengarahkan pada investor untuk membuka rekening BRK Syariah. Dengan demikian, nantinya ada perputaran dana di BRK Syariah dari para investor yang berinvestasi di bumi Melayu Riau.

“Nantinya dalam workshop tersebut, kami akan duduk bersama dengan pihak BRK Syariah dan juga para investor. BRK Syariah akan menyampaikan informasi fasilitas yang mereka miliki dan DPMPTSP Riau akan memfasilitasi dalam hal pengurusan perizinan,” paparnya.

Sejalan dengan itu, saat ini DPMPTSP Riau juga sedang menyusun rancangan peraturan daerah (Perda) penyelenggaraan penanaman modal. Dalam perda tersebut pihaknya nantinya juga akan mengarahkan investor untuk membuka rekening di BRK Syariah ketika akan berinvestasi di Riau. 

“Intinya Pak Gubernur Riau melalui DPMPTSP ingin mendorong agar kegiatan investasi ikut menggerakkan Bank Pembangunan Daerah. Yang pastinya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat Riau,” sebutnya.

Untuk mensukseskan workshop tersebut, pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan direksi dari BRK Syariah. Dari hasil pertemuan tersebut, pihak BRK Syariah juga sudah memaparkan tujuh program prioritas yang bisa diberikan kepada para investor. 

"Rencananya workshop tersebut akan dilaksanakan pekan depan. Pada tahap awal ini, kami akan mengundang investor nasional dulu. Kedepannya tidak menutup kemungkinan investor asing juga akan kami undang,” paparnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam memperkuat peran BRK Syariah sebagai bank daerah. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni mewajibkan para investor yang berinvestasi di Riau untuk menyimpan dana dan anggarannya di BRK Syariah.

“Saya sudah pesan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, semua investor yang masuk ke Riau wajib menyimpan anggaran dan dananya di BRK Syariah. Itu wajib,” tegas SF Hariyanto.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan regulasi sekaligus mendorong BRK Syariah agar semakin hidup dan berdaya saing.

"Dengan adanya perputaran dana investasi di bank daerah, diharapkan BRK Syariah dapat tumbuh lebih sehat dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah," katanya.

Terkini