Tembilahan Hulu - Sebanyak 240 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan 176 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) menerima bantuan tahap pertama Tahun 2026. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (17/02/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sungai Intan Ahmad Ependi, S.Pd.I, NLP, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Intan Aldi Ramadhan, Ketua BPD Sungai Intan Nurman, Pendamping PKH Muhammad Arif, perangkat desa, KPM Kesehatan Desa Sungai Intan serta pihak Agen BRI Link.
Dalam sambutannya, Pendamping PKH Muhammad Arif menyampaikan bahwa untuk sementara waktu tidak terdapat perubahan jumlah penerima maupun mekanisme penyaluran Program BPNT dan PKH di Desa Sungai Intan pada tahun 2026.
Ia berharap data penerima manfaat tetap stabil dan tidak mengalami perubahan ke depannya. “KPM BPNT dan PKH untuk Desa Sungai Intan Tahun 2026 ini untuk sementara tidak ada perubahan dan mudah-mudahan tidak ada perubahan,” ujarnya.
Muhammad Arif juga mengingatkan para KPM agar bijak dalam menggunakan bantuan sosial yang diterima. Ia menegaskan agar keluarga penerima tidak terlibat dalam aktivitas judi online serta mengurangi transaksi seperti top up dompet digital, permainan daring, maupun penggunaan ATM bansos untuk keperluan transfer.
Menurutnya, aktivitas transaksi tersebut dapat terbaca dalam sistem dan berpotensi berdampak terhadap bantuan sosial yang diterima. Ia meminta agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya demi kebutuhan keluarga.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Intan Aldi Ramadhan mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan tidak menangkap ikan menggunakan racun. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum dan dapat berujung pada sanksi pidana.
Kepala Desa Sungai Intan Ahmad Ependi dalam arahannya meminta para penerima bantuan agar tidak menyebarluaskan informasi mengenai bantuan yang diterima guna menghindari kecemburuan sosial. Ia juga mengimbau para warga, khususnya kaum pria, untuk kembali mengaktifkan Poskamling menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.