PEKANBARU – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau pada Januari 2026 tercatat sebanyak 5.532 kunjungan melalui empat pintu utama masuk imigrasi.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Asep Riyadi, Senin (2/3/2026), mengatakan angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Riau melalui pintu masuk utama imigrasi pada Januari 2026 mencapai 5.532 kunjungan, jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 20,95 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month-to-month) yang mencapai 6.998 kunjungan. Begitu juga bila dibandingkan dengan Januari 2025 kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 10,75 persen (year-on-year),” ujar Asep.
Dari total 5.532 kunjungan, sebanyak 2.744 wisman masuk melalui Bandara SSK II. Kemudian 1.112 kunjungan melalui Pelabuhan Dumai, 1.122 kunjungan melalui Pelabuhan Bengkalis, dan 554 kunjungan melalui Pelabuhan Tanjung Harapan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Secara moda transportasi, kunjungan wisman didominasi angkutan laut sebesar 50,40 persen, sedangkan angkutan udara berkontribusi 49,60 persen.
“Kunjungan wisman melalui pintu masuk utama imigrasi dengan moda angkutan udara pada Januari 2026 mencapai 2.744 kunjungan, turun 27,31 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month-to-month), sebaliknya, jika dibandingkan dengan Januari 2025 (year-on-year) mengalami kenaikan sebesar 2,24 persen,” jelasnya.
Penurunan kunjungan hampir terjadi di semua pintu masuk imigrasi, kecuali Bandara SSK II. Asep menyebutkan, wisman yang berkunjung ke Riau pada Januari 2026 masih didominasi oleh warga negara Malaysia.
“Jumlah kunjungan wisman ke Riau selama Januari 2026 didominasi oleh wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 2.754 kunjungan atau 49,78 persen. Diikuti oleh wisman asal Singapura sebanyak 213 kunjungan atau 3,85 persen, kemudian wisman asal Tiongkok sebanyak 167 kunjungan atau 3,02 persen, wisman asal India sebanyak 94 kunjungan atau 1,70 persen, dan wisman asal Prancis sebanyak 54 kunjungan atau 0,98 persen,” paparnya.
Kunjungan wisman asal Belanda tercatat mengalami penurunan paling besar dibandingkan bulan sebelumnya, yakni sebesar 66,67 persen. Disusul penurunan kunjungan dari Malaysia sebesar 34,77 persen.
Pola Fluktuatif Sepanjang Tahun
Secara tren, jumlah kunjungan wisman ke Riau sepanjang Januari 2025 hingga Januari 2026 menunjukkan pola fluktuatif. Pada Januari 2025 tercatat 6.198 kunjungan, kemudian turun menjadi 5.162 pada Februari dan naik kembali menjadi 5.458 pada Maret.
Pada April turun menjadi 4.872 kunjungan, lalu meningkat pada Mei menjadi 6.906 dan Juni 7.802 kunjungan. Setelah itu turun menjadi 5.836 pada Juli, naik menjadi 6.998 pada Agustus dan 7.356 pada September.
Selanjutnya menurun menjadi 5.908 pada Oktober dan 5.665 pada November, kembali naik menjadi 6.998 pada Desember 2025, lalu turun lagi menjadi 5.532 pada Januari 2026.
Data tersebut menunjukkan pergerakan kunjungan wisman ke Riau masih sangat dipengaruhi faktor musiman dan mobilitas kawasan regional.