Mandah - Babinsa Koramil 08/Mandah Kodim 0314/Inhil, Pratu Rian Hendro Prayogi melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat pada Jumat, 13 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kedekatan Babinsa dengan warga sekaligus sarana untuk menyampaikan berbagai informasi penting yang sedang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan salah satu cara efektif untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Melalui Komsos, Babinsa dapat mengetahui langsung kondisi dan situasi yang terjadi di lingkungan warga binaannya.
Pratu Rian Hendro Prayogi juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, saat ini banyak berita yang belum tentu kebenarannya namun cepat menyebar dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap setiap informasi yang diterima dari media sosial. Masyarakat diminta untuk terlebih dahulu memeriksa kebenaran informasi tersebut sebelum menyebarkannya kepada orang lain
Babinsa menjelaskan bahwa berita bohong atau hoaks sering kali dibuat untuk memprovokasi masyarakat agar terjadi perpecahan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif.
Selain itu, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan. Peran aktif warga sangat diperlukan dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar saling berbagi informasi jika terdapat hal-hal yang mencurigakan atau kejadian yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Babinsa berharap melalui kegiatan komunikasi sosial ini hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat. Dengan adanya kerja sama dan komunikasi yang baik, diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu negatif maupun berita hoaks yang dapat mengganggu ketertiban di lingkungan.