Aktivitas Penumpang di Terminal BRPS Pekanbaru Mengalami Lonjakan Capai 20 Persen

Selasa, 17 Maret 2026 | 09:46:42 WIB

Pekanbaru - Aktivitas penumpang di Terminal BRPS Pekanbaru mulai mengalami peningkatan menjelang arus mudik. Lonjakan penumpang sudah terlihat untuk sejumlah tujuan, baik menuju Pulau Jawa maupun berbagai daerah di Sumatera, Minggu (15/3).

Kepala Terminal BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto, mengatakan peningkatan jumlah penumpang paling terasa pada perjalanan menuju Pulau Jawa.

Saat ini lonjakan penumpang tujuan Jawa sudah mencapai sekitar 20 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa.

"Untuk tujuan Pulau Jawa, peningkatannya sudah sekitar 20 persen dari hari normal. Sementara untuk tujuan Sumatera peningkatannya masih sekitar 15 persen," ujar Bambang, Senin (16/3).

Ia menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan perkiraan pihak terminal, lonjakan penumpang tertinggi diprediksi berlangsung pada 17 hingga 18 Maret.

Sedangkan untuk arus balik, diperkirakan akan terjadi pada 27 hingga 28 Maret mendatang.

Bambang mengimbau kepada seluruh penumpang yang melakukan perjalanan melalui terminal agar tetap berhati-hati dan menjaga barang bawaannya selama berada di terminal maupun saat perjalanan.

Ia juga mengingatkan penumpang untuk membeli tiket bus melalui agen resmi agar terhindar dari praktik percaloan.

"Belilah tiket di tempat resmi milik PO. Penumpang bisa membeli langsung di terminal atau melalui layanan online yang disediakan masing-masing perusahaan otobus," jelasnya.

Jika penumpang merasa ragu atau membutuhkan informasi, Bambang menyarankan agar segera bertanya kepada petugas terminal yang berjaga.

"Silakan tanyakan kepada petugas di terminal jika ada yang kurang jelas. Petugas siap memberikan pelayanan dan informasi kepada penumpang," tambahnya.

Terkait kesiapan armada, Bambang menyebutkan bahwa masing-masing perusahaan otobus (PO) telah menyiapkan armada tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik.

Namun, penambahan armada tersebut akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. "Rata-rata PO sudah menyiapkan armada tambahan. Tetapi mereka akan melihat dulu antusias penumpang. Jika memang memungkinkan dan dibutuhkan, maka armada tambahan akan dioperasikan," ujarnya.

Sementara itu, untuk harga tiket bus kelas eksekutif mengalami kenaikan yang ditentukan oleh masing-masing perusahaan otobus. Kenaikan tarif tersebut rata-rata berada di kisaran 15 hingga 20 persen.

Sedangkan untuk bus kelas ekonomi, harga tiket tetap mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah sehingga tidak mengalami kenaikan tarif.

Selain itu, pihak Terminal BRPS Pekanbaru juga telah menyiapkan posko mudik untuk membantu para penumpang selama masa arus mudik dan balik.

Di sisi lain, pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check juga terus dilakukan secara rutin setiap hari terhadap seluruh bus yang akan berangkat dari terminal.

"Ramp check kami lakukan setiap hari. Itu merupakan kewajiban bagi setiap kendaraan yang akan berangkat, untuk memastikan kondisi kendaraan aman dan layak jalan," Pungkasnya. (ikn)

Terkini