Babinsa Sungai Raya Gencar Ukur Kelembaban Gambut untuk Deteksi Dini Karlahut

Rabu, 18 Maret 2026 | 12:15:28 WIB

Batang Tuaka – Dalam upaya antisipasi dini terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (Karlahut) di wilayah Kecamatan Batang Tuaka, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 12/Batang Tuaka gencar melakukan pemantauan lapangan. Pada Rabu (18/3/2026), Serka Hepi Martison melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi di Desa Sungai Raya, dengan fokus utama pada pengukuran tingkat kelembaban tanah gambut.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 10.30 WIB tersebut menyasar titik koordinat dengan lokasi rawan kebakaran. Dengan melibatkan unsur TNI dan masyarakat, patroli ini bertujuan untuk memetakan kondisi aktual lahan di wilayah binaan guna mengantisipasi potensi penyebaran api di musim kemarau.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, Serka Hepi Martison tidak hanya berkeliling memantau titik panas, tetapi juga secara langsung melakukan pengukuran kelembaban tanah gambut. Metode sederhana namun efektif ini dilakukan dengan mengambil sampel tanah dan merasakan kadar airnya secara manual, sebagai indikator utama kerawanan kebakaran.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa tingkat kelembaban gambut di beberapa spot masih dalam kondisi basah. Meski demikian, Serka Hepi Martison mengingatkan bahwa kondisi dapat berubah sewaktu-waktu jika musim kemarau berkepanjangan, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan oleh seluruh elemen masyarakat.

Babinsa setempat menegaskan bahwa deteksi dini melalui pengukuran kelembaban ini merupakan langkah krusial. "Jika gambut sudah mulai kering dan rapuh, itu sinyal bahaya. Maka dari itu, kami rutin mengecek dan mengedukasi warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Kegiatan yang melibatkan personel gabungan terdiri dari satu orang TNI dan dua orang masyarakat ini juga menjadi sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan sistem peringatan dini yang lebih kuat dan responsif terhadap bencana asap.

Keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan pendekatan humanis, Serka Hepi Martison terus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga ekosistem gambut yang rentan terbakar.

Diharapkan melalui patroli rutin dan pengukuran kelembaban ini, wilayah Kecamatan Batang Tuaka khususnya Desa Sungai Raya dapat terhindar dari bencana kabut asap. Komitmen untuk menjaga lingkungan ini akan terus digalakkan oleh Koramil 12/Batang Tuaka sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Terkini