Babinsa Pekanarba Jaga Ketat Tapal Batas Administrasi Kelurahan, Patroli Rutin Cegah Sengketa Wilayah

Jumat, 03 April 2026 | 12:16:55 WIB

Tembilahan, – Dalam upaya menjaga keutuhan wilayah dan mencegah potensi sengketa batas administrasi, Serka S.Simbolon, Babinsa Koramil 01/Tembilahan yang bertanggung jawab di Kelurahan Pekan Arba, melaksanakan kegiatan Patroli Tapal Batas pada Jumat pagi (3/4/2026) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini menyasar sejumlah titik rawan di sepanjang garis batas administrasi kelurahan yang berbatasan langsung dengan wilayah kelurahan tetangga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Patroli yang dilakukan secara rutin ini merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa dalam membina wilayah dan membantu pemerintah kelurahan dalam mempertahankan kejelasan tapal batas. Dengan dibantu dua orang warga masyarakat setempat, Serka S.Simbolon menyusuri titik-titik koordinat yang telah ditentukan, salah satunya pada posisi 0°18'36" LS dan 103°8'25" BT dengan azimuth 157° SE. Kehadiran personel gabungan TNI dan masyarakat setempat disambut baik oleh warga sekitar yang selama ini kerap mengalami kebingungan terkait batas wilayah.

Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan tidak ada pergeseran patok atau pemanfaatan lahan yang melebihi batas administrasi Kelurahan Pekan Arba. Serka S.Simbolon menjelaskan bahwa tapal batas bukan sekadar garis imajiner, tetapi memiliki konsekuensi hukum dan sosial yang nyata. "Ketidakjelasan batas bisa memicu konflik antarwarga, menghambat pelayanan publik, serta menimbulkan tumpang tindih klaim atas lahan. Makanya kami patroli secara berkala untuk mendokumentasikan kondisi terbaru," ujar Babinsa di sela-sela patroli.

Dalam patroli tersebut, Babinsa dan dua orang warga melakukan pengecekan terhadap dua belas titik patok batas yang tersebar di sisi timur dan selatan kelurahan. Mereka juga membersihkan semak belukar yang menutupi patok-patok lama serta memberikan cat baru pada patok yang mulai pudar. Masyarakat yang ikut serta, yakni Bapak Hasan dan Bapak Rudi, merupakan tokoh pemuda setempat yang hafal seluk-beluk medan dan sejarah penetapan batas wilayah secara turun-temurun.

Peran aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan patroli ini. Serka S.Simbolon sengaja melibatkan warga agar rasa memiliki terhadap tapal batas semakin kuat. "Kami tidak bisa setiap hari ke lapangan. Dengan melibatkan warga, mereka menjadi mata dan telinga kami. Jika ada indikasi pelanggaran batas, laporan bisa segera masuk," tegasnya. Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan adanya pergeseran patok yang signifikan, namun Babinsa mencatat beberapa titik rawan yang perlu dipasangi patok tambahan.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB ini juga dimanfaatkan Babinsa untuk berdialog dengan warga sekitar tapal batas. Dalam diskusi santai, Serka S.Simbolon mengingatkan pentingnya tidak membangun bangunan permanen di area yang masih menjadi sengketa batas antar kelurahan. Ia juga mengimbau warga untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar garis batas, seperti pemasangan plang atau pengerjaan lahan tanpa izin yang melampaui batas administrasi.

Kepala Kelurahan Pekan Arba, melalui sambungan telepon, mengapresiasi inisiatif Babinsa yang secara konsisten menjaga tapal batas wilayah. "Serka S.Simbolon telah menjadi mitra kami yang paling aktif dalam urusan perbatasan. Sebelum ada patroli rutin ini, sering terjadi klaim ganda antar warga. Sekarang situasinya jauh lebih kondusif," ungkapnya. Dengan adanya kegiatan patroli tapal batas yang melibatkan TNI dan masyarakat, diharapkan keutuhan wilayah Kelurahan Pekan Arba tetap terjaga serta potensi konflik horizontal akibat ketidakjelasan batas dapat ditekan seminimal mungkin. Babinsa pun berkomitmen akan menggelar patroli serupa setiap pekan untuk memastikan kedaulatan wilayah kelurahan tetap kokoh.

Terkini