Dinas Pertanian Inhil Terima Kunjungan DPRD Tanjung Jabung, Bahas Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan

Kamis, 09 April 2026 | 11:07:34 WIB

Tembilahan – Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Tanjung Jabung, Provinsi Jambi, dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antar daerah mendukung implementasi kebijakan perlindungan dan pengelolaan sektor pertanian, khususnya terkait Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (8/4) ini menjadi momentum penting bagi kedua daerah untuk saling bertukar pengalaman dan strategi.

Delegasi DPRD Tanjung Jabung dipimpin oleh Sekretaris Komisi II, Jayus, SE, bersama 11 anggota DPRD Tanjung Jabung. Rombongan tiba di Kantor Dinas Pertanian Inhil dan disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Benny Murdhani, SP., MMA, yang didampingi oleh Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Surohman, SST, serta Kabid Lahan dan Irigasi (LIR) Redi Satriawan, SP.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pertanian Inhil, Benny Murdhani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan DPRD Tanjung Jabung. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir memiliki pengalaman panjang dalam mengelola lahan pertanian, terutama di tengah tekanan alih fungsi lahan yang semakin masif. “Kami siap berbagi kebijakan dan strategi yang telah kami terapkan, terutama dalam penetapan kawasan LP2B sebagai instrumen penting menjaga ketersediaan lahan bagi produksi pangan,” ujar Benny.

Benny Murdhani memaparkan bahwa penetapan LP2B merupakan wujud komitmen daerah dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan. Melalui regulasi yang mengikat, lahan-lahan produktif dilindungi dari konversi ke non-pertanian. Ia juga mengakui bahwa tantangan terbesar adalah perubahan iklim dan keterbatasan infrastruktur, namun dengan pendekatan partisipatif dan penguatan kelembagaan petani, Inhil mampu mempertahankan produktivitas komoditas unggulan seperti padi dan kelapa.

Diskusi antara kedua pihak juga mencakup berbagai aspek strategis lainnya, seperti peningkatan produktivitas komoditas unggulan, penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi pertanian tepat guna, serta dukungan program dari pemerintah pusat dan daerah. Kabupaten Indragiri Hilir turut berbagi pengalaman dalam pengelolaan komoditas perkebunan dan tanaman pangan, termasuk tantangan fluktuasi harga pasar yang kerap dihadapi petani.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Tanjung Jabung, Jayus, SE, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan pemaparan yang komprehensif dari Dinas Pertanian Inhil. Menurutnya, kunjungan ini sangat bermanfaat bagi Tanjung Jabung yang tengah berupaya mengoptimalkan perlindungan lahan pertanian di daerahnya. “Kami mendapatkan banyak masukan, khususnya tentang mekanisme penetapan LP2B dan strategi menghadapi alih fungsi lahan. Ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan di daerah kami,” ungkap Jayus.

Jayus menambahkan bahwa sinergi antar daerah seperti ini perlu terus ditingkatkan, mengingat sektor pertanian memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah dan nasional. Ia berharap agar komunikasi antara DPRD Tanjung Jabung dan Dinas Pertanian Inhil tidak berhenti pada kunjungan ini, tetapi dapat dilanjutkan dalam bentuk kerja sama teknis dan program pertukaran petani.

Kunjungan kerja ditutup dengan penyerahan cinderamata secara simbolis dan sesi foto bersama. Kedua pihak sepakat untuk terus mendorong kebijakan berpihak pada petani serta menjaga keberlanjutan lahan pertanian pangan. Dengan adanya pertukaran pengetahuan ini, diharapkan masing-masing daerah mampu memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global dan lokal.

Terkini