Batang Tuaka – Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka, Sertu Syafrijon, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaannya. Pada hari Minggu, 19 April 2026, personel TNI AD ini melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang menyasar para pekerja kelapa di Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragirih Hilir. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha perkebunan rakyat yang menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut difokuskan pada interaksi langsung antara Babinsa dengan para petani dan pemanjat kelapa yang sedang beraktivitas di ladang. Sertu Syafrijon tidak hanya sekadar hadir, melainkan turun langsung ke lokasi pekerjaan untuk berbaur dan mendengarkan keluhan serta aspirasi para pekerja. Pendekatan humanis ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan komponen masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling percaya.
Dalam kesempatan tersebut, pesan utama yang disampaikan oleh Sertu Syafrijon adalah pentingnya memperhatikan faktor keamanan selama melaksanakan pekerjaan memanen kelapa. Mengingat pekerjaan memanjat pohon kelapa memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi, Babinsa secara intensif menghimbau para pekerja untuk selalu berhati-hati dan mematuhi prosedur keselamatan dasar. Himbauan ini ditujukan agar para pekerja dapat menyelesaikan tugasnya tanpa mengalami cidera atau hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merugikan keluarga mereka.
Selain aspek keselamatan kerja, Sertu Syafrijon juga menekankan peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas di lingkungan Desa Sungai Luar. Ia mengingatkan para pekerja untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi, baik itu pencurian hasil panen maupun konflik sosial antarwarga. Dengan adanya komunikasi yang terbangun melalui Komsos ini, diharapkan para pekerja kelapa dapat menjadi mata dan telinga bagi Babinsa dalam mendeteksi dini setiap potensi gangguan di wilayah tersebut.
Antusiasme para pekerja kelapa dalam menerima kedatangan Babinsa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka menyambut baik arahan dan himbauan yang diberikan oleh Sertu Syafrijon, karena merasa diperhatikan dan dilindungi oleh aparat TNI. Beberapa pekerja bahkan menyampaikan apresiasi atas rutinitas Komsos yang dilakukan oleh Koramil 12/Batang Tuaka, mengingat aktivitas ini memberikan motivasi tambahan bagi mereka untuk bekerja dengan lebih tenang dan fokus knowing bahwa lingkungan mereka terpantau dengan baik.
Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, memang dikenal sebagai salah satu sentra produksi kelapa di Kabupaten Indragirih Hilir. Oleh karena itu, keamanan dan kelancaran aktivitas perkebunan kelapa di desa ini sangat krusial bagi stabilitas ekonomi lokal. Kehadiran Babinsa yang konsisten melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para pekerja menjadi elemen penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian di daerah tersebut, sekaligus mencegah terjadinya gangguan yang dapat menghambat distribusi hasil bumi.
Melalui giat Komsos ini, Sertu Syafrijon berhasil menanamkan kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. Pesan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kelalaian saat bekerja atau terlibat dalam tindakan kriminal, diserap dengan baik oleh para peserta Komsos. Sinergi antara Babinsa dan warga ini diharapkan dapat menciptakan suasana desa yang kondusif, aman, dan damai, sehingga roda perekonomian di Desa Sungai Luar dapat terus berputar dengan lancar.
Kegiatan Komsos yang dilaksanakan sejak pagi hari tersebut akhirnya berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Tidak ada insiden atau hambatan berarti selama proses interaksi berlangsung, yang menandakan bahwa situasi keamanan di Desa Sungai Luar terkendali dengan baik. Keberhasilan giat ini menjadi catatan positif bagi Kodim 0314/Indragirih Hilir dalam upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memperkuat fondasi pertahanan negara mulai dari tingkat desa.