Batang Tuaka, – Dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah dan menjaga kedaulatan negara di tingkat desa, Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka, Sertu N. Siagian, melaksanakan kegiatan strategis berupa sosialisasi dan patroli tapal batas. Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari Minggu ini, tepatnya pukul 09.00 WIB, berpusat di wilayah Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan kejelasan garis batas wilayah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga integritas teritorial.
Kegiatan ini dimulai dengan pelaksanaan sosialisasi yang ditujukan kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Sertu N. Siagian menyampaikan materi mengenai fungsi dan peran tapal batas sebagai simbol kedaulatan negara yang tidak boleh digeser atau dirusak oleh pihak manapun. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga menekankan bahwa menjaga batas wilayah bukan hanya tugas TNI, melainkan tanggung jawab bersama antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan.
Usai sesi sosialisasi, rombongan langsung bergerak melakukan patroli lapangan menuju titik koordinat batas wilayah yang telah ditentukan, yaitu pada posisi -0°36'11.078" Lintang Selatan dan 103°60'29.968" Bujur Timur. Lokasi ini menjadi fokus utama pemeriksaan karena merupakan titik krusial yang berbatasan langsung dengan wilayah administrasi lain. Kondisi medan yang dilalui cukup menantang, namun hal itu tidak menyurutkan semangat personel gabungan untuk menjangkau setiap sudut batas desa guna memastikan tanda batas masih berdiri kokoh dan terbaca dengan jelas.
Patroli tapal batas ini melibatkan konsep pemberdayaan masyarakat melalui pelibatan warga lokal dalam operasi gabungan. Dari total personel yang dikerahkan, terdiri dari satu anggota TNI yakni Sertu N. Siagian sendiri, didampingi oleh dua orang perwakilan masyarakat Desa Kuala Sebatu. Keterlibatan masyarakat dalam patroli ini dinilai sangat efektif, karena mereka lah yang paling memahami kondisi geografis lapangan sehari-hari dan dapat memberikan informasi akurat terkait perubahan alam atau potensi gangguan di area perbatasan.
Selama proses patroli berlangsung, Sertu N. Siagian melakukan pengecekan fisik terhadap patok-patok batas yang ada. Ia memastikan bahwa tidak ada kerusakan akibat faktor alam seperti erosi tanah atau pertumbuhan vegetasi yang menutupi tanda batas. Selain itu, Babinsa juga memverifikasi apakah terdapat indikasi pergeseran batas secara ilegal atau okupasi lahan oleh pihak luar yang dapat memicu sengketa di kemudian hari. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi tapal batas di titik koordinat tersebut masih dalam keadaan baik dan aman.
Interaksi antara Babinsa dan warga yang ikut serta dalam patroli menciptakan suasana keakraban sekaligus edukasi yang mendalam. Melalui dialog langsung di lapangan, Sertu N. Siagian menyerap berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat terkait aksesibilitas dan keamanan di sekitar area batas. Hal ini sejalan dengan peran Babinsa sebagai pembina teritorial yang harus selalu dekat dengan rakyatnya, mendengarkan keresahan mereka, dan memberikan solusi nyata atas permasalahan yang dihadapi di wilayah binaannya.
Kegiatan patroli dan sosialisasi yang digelar pada hari Minggu ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan warga Desa Kuala Sebatu. Dengan mengetahui secara pasti di mana batas wilayah desanya berakhir, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Sinergi antara TNI dan masyarakat yang terjalin erat dalam giat ini menjadi bukti nyata bahwa pertahanan negara paling efektif dibangun dari akar rumput.
Sertu N. Siagian menegaskan bahwa kegiatan patroli tapal batas seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan. Komitmen Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka dalam menjaga keutuhan wilayah Desa Kuala Sebatu tidak kenal waktu dan musim. Dengan adanya sinergi yang kuat antara personel TNI dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya di Kecamatan Batang Tuaka, tetap kondusif, aman, dan bebas dari segala bentuk sengketa batas wilayah di masa mendatang.