Babinsa Kuala Sebatu Gencarkan Himbauan Antisipasi Kebakaran Lahan di Tengah Cuaca Ekstrem

Senin, 20 April 2026 | 11:04:10 WIB

Batang Tuaka,  – Personel Babinsa Koramil 12/Batu Tuaka Kodim 0314/Indragiri Hilir, Sertu N. Siagian, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) strategis di wilayah binaannya, tepatnya di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir senin (26/04) 

 Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini menjadi langkah preventif penting menyusul kondisi cuaca yang semakin memanas dan berpotensi memicu bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam kesempatan tersebut, Sertu N. Siagian bersinergi erat dengan Ketua RT setempat untuk menjangkau warga secara langsung dari rumah ke rumah. Fokus utama kunjungan ini adalah mempererat hubungan silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan krusial terkait keselamatan lingkungan. Kehadiran Babinsa disambut baik oleh warga yang menyadari pentingnya peran TNI dalam menjaga stabilitas dan keamanan desa.

Inti dari kegiatan Komsos kali ini adalah penyampaian himbauan serius terkait kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah Riau, khususnya Indragiri Hilir. Sertu N. Siagian menjelaskan bahwa suhu udara yang tinggi serta kelembapan yang rendah membuat vegetasi dan lahan gambut menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Oleh karena itu, sedikit saja percikan api akibat kelalaian manusia dapat berakibat fatal dan menyebabkan kebakaran luas yang sulit dikendalikan.

Babinsa secara tegas namun persuasif mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Kuala Sebatu untuk tidak sembarangan membakar lahan, baik untuk keperluan membuka lahan pertanian maupun membersihkan pekarangan. Ia menekankan bahwa tradisi membakar lahan yang dulu mungkin lazim dilakukan, kini harus ditinggalkan demi mencegah bencana asap yang dapat mengganggu kesehatan warga, aktivitas penerbangan, dan merusak ekosistem hutan yang ada.

Kolaborasi antara Babinsa dan pengurus RT terbukti efektif dalam menyebarkan informasi ini hingga ke tingkat akar rumput. Pak RT turut mendukung penuh instruksi Babinsa dengan berjanji akan memantau aktivitas warganya dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda pembakaran liar. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan sistem peringatan dini berbasis masyarakat yang kuat di tengah keterbatasan personel di lapangan.

Sertu N. Siagian juga memberikan edukasi singkat mengenai dampak hukum bagi siapa saja yang ketahuan sengaja membakar lahan. Ia mengingatkan bahwa undang-undang telah mengatur sanksi pidana yang berat bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, sehingga warga diharapkan lebih bijak dan memilih metode pembukaan lahan yang ramah lingkungan seperti pencangkulan atau penggunaan alat mekanis.

Kegiatan Komsos yang berlangsung kondusif ini berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Tidak ada resistensi dari masyarakat, melainkan justru muncul kesadaran kolektif untuk bersama-sama menjaga desa mereka dari ancaman api. Warga merasa terlindungi dengan adanya pendampingan aktif dari Babinsa yang selalu siap siaga di tengah-tengah mereka.

Melalui kegiatan ini, Koramil 12/BTK kembali menunjukkan komitmennya dalam tugas teritorial bukan hanya sebagai pertahanan negara, tetapi juga sebagai pelindung masyarakat dari bencana alam. Dengan adanya antisipasi dini melalui pendekatan humanis seperti ini, diharapkan Desa Kuala Sebatu dapat melewati musim kemarau dan cuaca ekstrem tahun 2026 ini tanpa insiden kebakaran yang berarti, menjaga udara tetap bersih dan lingkungan tetap lestari.

Terkini