Babinsa Serda Ronal Manalu Awasi Ketat Distribusi MBG di Tembilahan Hulu untuk Pastikan Gizi Siswa Terpenuhi

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:19:36 WIB

Tembilahan Hulu – Dalam rangka mendukung program nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi, Babinsa Koramil jajaran Kodim 0314/Inhil, Serda Ronal Manalu, melaksanakan pendampingan dan pengawasan terpadu terhadap kegiatan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026, di wilayah Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Kehadiran anggota TNI di lapangan bertujuan memastikan proses penyaluran bantuan berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran kepada para penerima manfaat.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Serda Ronal Manalu turun langsung ke lokasi bersama tim distribusi yang terdiri dari satu personel Koramil, satu personel dari Tim APPI, serta dua personel dari Tim SPPG. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program MBG sehingga setiap anak sekolah dan kelompok rentan lainnya mendapatkan asupan gizi yang berkualitas sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Lokasi utama pelaksanaan distribusi MBG berada di Yayasan Titian Amal Mulia yang berlokasi di Jalan Kayu Jati, Kelurahan Tembilahan Hulu. Area ini menjadi pusat berkumpulnya ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama. Dengan memilih lokasi yang strategis dan representatif, panitia berharap akses bagi para siswa untuk menerima makanan bergizi dapat terlaksana dengan efisien dan minim hambatan teknis di lapangan.

Total jumlah porsi MBG yang didistribusikan pada hari tersebut mencapai 2.343 porsi. Angka ini mencakup kebutuhan gizi untuk siswa-siswi dari delapan institusi pendidikan berbeda yang tersebar di wilayah tersebut. Rincian penerima meliputi 116 siswa dari MIN 1 Inhil, 609 siswa dari SDN 001 Tembilahan Hulu, 322 siswa dari SDN 009 Tembilahan Hulu, serta 342 siswa dari SDN 008 Tembilahan Hulu. Selain itu, terdapat juga 289 siswa dari SMPN 2 Tembilahan Hulu yang menjadi penerima manfaat utama dalam program ini.

Selain siswa sekolah dasar dan menengah, program MBG ini juga menyasar peserta didik dari lembaga pendidikan khusus dan dini. Tercatat 73 siswa dari TK A's Shofa, 74 siswa dari SD IT A's Shofa, dan 73 siswa dari Sekolah Tahfidz Qur'an Alam turut menerima paket gizi tersebut. Keberagaman penerima manfaat menunjukkan inklusivitas program MBG dalam menjangkau seluruh lapisan pelajar di wilayah binaan Kodim 0314/Inhil, tanpa membedakan jenis atau latar belakang institusi pendidikan mereka.

Untuk menjamin kualitas konsumsi, menu yang disajikan telah dirancang secara khusus dengan kandungan gizi seimbang. Menu basah untuk siswa terdiri dari nasi putih, ayam saus tomat, timun, tahu kriuk, dan pisang sebagai buah penutup. Komposisi menu yang sama juga diberikan kepada kelompok ibu hamil dan menyusui (bumil dan busui) yang menjadi bagian dari penerima manfaat melalui posyandu. Variasi menu ini dipilih untuk memastikan asupan protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral terpenuhi guna mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu.

Di samping distribusi untuk siswa, kegiatan ini juga melayani tenaga pengajar dan peserta posyandu setempat. Sejumlah guru dari berbagai sekolah, termasuk 40 guru dari SDN 001, 33 guru dari SMPN 2, dan puluhan guru dari sekolah lainnya, turut menerima jatah makan bergizi. Sementara itu, layanan bagi ibu dan balita dilaksanakan melalui empat posyandu, yaitu Posyandu Cempaka (58 penerima), Amarilis (55 penerima), Anggrek (69 penerima), dan Harapan 2 (66 penerima), yang menunjukkan luasnya cakupan dampak sosial dari program ini.

Serda Ronal Manalu menegaskan bahwa pengawasan oleh Babinsa tidak hanya bersifat formalitas, melainkan bentuk komitmen TNI dalam menjaga ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Melalui monitoring langsung di titik distribusi, pihaknya memastikan tidak adanya penyimpangan dalam jumlah maupun kualitas makanan. Dengan berakhirnya kegiatan distribusi hari ini dengan lancar, diharapkan program MBG dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan generasi muda di wilayah Riau, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.

Terkini