Batang Tuaka – Dalam upaya memperkuat ketahanan mental dan spiritual generasi muda di tengah arus globalisasi, Babinsa Kelurahan Sungai Piring, Sertu Januar, secara aktif melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program Kampung Pancasila. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, ini menjadi wadah strategis bagi TNI untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyebarkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari warga Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Kelurahan Sungai Piring. Sertu Januar hadir tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai mitra dialog yang peduli terhadap perkembangan sosial dan agama di lingkungannya. Melalui forum Komsos ini, Babinsa membangun interaksi dua arah yang hangat dan kondusif, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat antara anggota TNI dan warga binaannya.
Fokus utama dari pertemuan kali ini adalah pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai religius. Sertu Januar menyoroti fenomena meningkatnya ketergantungan anak-anak terhadap gawai atau telepon pintar berbasis Android. Ia menekankan bahwa meskipun teknologi memberikan kemudahan akses informasi, namun tanpa pengawasan yang ketat, hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan karakter dan pola pikir anak-anak.
Oleh karena itu, Babinsa menghimbau kepada para orang tua dan wali untuk senantiasa mengontrol serta membatasi waktu bermain anak-anak mereka dengan perangkat elektronik. Pengawasan parental dianggap sebagai langkah awal yang krusial untuk mencegah anak-anak terpapar konten-konten yang tidak mendidik atau berbahaya. Pembatasan ini bukan berarti melarang total, melainkan mengarahkan penggunaan teknologi secara bijak dan proporsional sesuai dengan usia anak.
Sebagai alternatif positif dari kebiasaan bermain gawai yang berlebihan, Sertu Januar secara khusus menggencarkan sosialisasi dan gerakan "Maghrib Mengaji". Program ini mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, untuk memanfaatkan waktu selepas salat Maghrib sebagai momen berkualitas untuk mempelajari Al-Qur'an. Gerakan ini diharapkan dapat mengisi waktu luang anak-anak dengan aktivitas yang bernilai ibadah dan edukatif.
Penerapan belajar dan mengaji di rumah dinilai sebagai fondasi penting dalam membentuk akhlak mulia generasi penerus bangsa. Dengan rutin mengaji setiap sore hari, anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu agama, tetapi juga melatih disiplin, kesabaran, dan ketenangan jiwa. Babinsa percaya bahwa lingkungan rumah yang religius akan menciptakan generasi yang tangguh secara spiritual dan memiliki benteng moral yang kuat terhadap pengaruh negatif pergaulan bebas.
Antusiasme warga Kelurahan Sungai Piring terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka menyambut baik himbauan dari Babinsa dan berkomitmen untuk lebih serius dalam mendampingi putra-putri mereka di rumah. Kesepakatan bersama untuk menghidupkan kembali tradisi mengaji di waktu Maghrib menjadi titik tolak perubahan perilaku di masyarakat, menjadikan Kampung Pancasila bukan sekadar slogan, tetapi realita kehidupan yang diamalkan.
Kegiatan Komsos SDM Kampung Pancasila tersebut berakhir pada pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Keberhasilan dialog ini menunjukkan sinergitas yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam membina wilayah. Melalui peran aktif Babinsa seperti Sertu Januar, diharapkan nilai-nilai Pancasila dan ajaran agama dapat terus tertanam kokoh, menciptakan masyarakat Kelurahan Sungai Piring yang cerdas, religius, dan berbudaya.