Personel Polsek Enok Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan dan Kesehatan

Rabu, 27 Mei 2026 | 14:29:26 WIB

Enok - Dalam upaya nyata mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, Personel Polsek Enok secara aktif turun ke lapangan untuk memantau potensi pertanian di wilayah binaan. Kegiatan ini difokuskan pada pengecekan lahan tanaman milik warga di Jalan M. Boya, Desa Sungai Rukam, Kecamatan Enok, yang dilaksanakan pada Minggu, 27 Mei 2026. Langkah ini menunjukkan komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam kesejahteraan ekonomi warga.

Fokus utama dari kegiatan monitoring kali ini adalah mendorong masyarakat agar lebih optimal memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Personel yang terjun langsung melihat kondisi lapangan menekankan bahwa lahan sempit di sekitar rumah dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi tinggi sekaligus menjadi apotek hidup bagi keluarga. Hal ini sejalan dengan visi kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang mandiri dan sehat.

Ps. Kanit Samapta Polsek Enok, BRIPKA AAN WAHYUDI, bertindak sebagai ujung tombak dalam kegiatan pendampingan ini. Ia melakukan inspeksi langsung terhadap berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan oleh warga, termasuk ubi jalar, serai, jahe, cabe rawit, dan terong. Kehadiran beliau di tengah-tengah petani lokal memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk terus merawat tanamannya dengan lebih tekun dan profesional.

Dari hasil observasi di lapangan, diketahui bahwa kondisi tanaman seperti serai, jahe, dan berbagai sayuran lainnya tumbuh dengan sangat baik dan sesuai harapan. Pertumbuhan yang subur ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat Desa Sungai Rukam memiliki potensi besar dalam mengembangkan agrowisata skala rumah tangga. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif para pemilik lahan dalam melakukan perawatan harian yang disiplin.

Selain memantau tanaman pangan, BRIPKA AAN WAHYUDI secara khusus memberikan edukasi mengenai pentingnya pengembangbiakkan Tanaman Obat Keluarga. Ia menjelaskan bahwa tanaman seperti jahe, serai, dan kunyit bukan hanya sekadar bumbu dapur, tetapi memiliki nilai medicinal yang tinggi. Dengan membudidayakan TOGA, warga dapat mengurangi biaya pengeluaran untuk kesehatan sekaligus memiliki stok obat alami yang mudah diakses kapan saja.

Dalam interaksinya dengan warga, personel Polsek Enok memberikan himbauan teknis agar kualitas tanaman tetap terjaga melalui perawatan rutin. Hal-hal seperti pemupukan yang tepat waktu, pengaturan sistem pengairan yang baik, serta pengendalian hama secara organik menjadi poin penting yang disampaikan. Pendampingan ini bertujuan agar hasil panen tidak hanya melimpah, tetapi juga berkualitas tinggi dan aman untuk dikonsumsi maupun dipasarkan.

Kehadiran Babinkamtibmas dan personel Polsek Enok di tengah masyarakat menegaskan fungsi polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Sinergi antara aparat keamanan dan warga dalam sektor pertanian menciptakan iklim kondusif bagi pertumbuhan ekonomi mikro. Dengan adanya dukungan moral dan teknis dari pihak kepolisian, motivasi warga untuk terus bertani semakin meningkat, sehingga target swasembada pangan di tingkat desa dapat terwujud.

Kapolsek Enok, IPTU PARSAULIAN SIMANJUNTAK SH.MH, menutup kegiatan dengan menegaskan bahwa dukungan terhadap program pertanian dan TOGA adalah bagian integral dari tugas Polri. Ia berharap bahwa dengan terus dijaganya produktivitas lahan pekarangan, masyarakat Enok dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Kolaborasi erat antara polisi dan warga ini diharapkan menjadi model percontohan dalam mewujudkan desa yang mandiri, sehat, dan sejahtera.

Terkini