Batang Tuaka – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Desa Pasir Mas, Koramil 12/Batang Tuaka, Pratu P. Nainggolan, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026, dimulai pukul 09.00 WIB di wilayah Desa Pasir Mas, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir.
Pratu P. Nainggolan menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar. Metode pembukaan lahan dengan api terbuka dinilai sangat berisiko tinggi, terutama mengingat kondisi cuaca yang dapat berubah cepat dan memicu penyebaran api yang tidak terkendali ke area pemukiman maupun hutan lindung di sekitarnya.
Dalam dialognya dengan warga, Babinsa menjelaskan dampak negatif dari pembakaran lahan, baik dari sisi kesehatan maupun hukum. Asap tebal hasil pembakaran dapat mengganggu pernapasan warga, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Selain itu, tindakan pembakaran lahan juga melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat dikenakan sanksi pidana serta denda yang berat.
Kegiatan Komsos ini menjadi momen strategis bagi Babinsa untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan informasi penting secara langsung. Dengan pendekatan yang humanis dan persuasif, Pratu Nainggolan berharap pesan-pesan pencegahan Karhutla dapat diterima dengan baik dan diamalkan oleh setiap kepala keluarga di Desa Pasir Mas.
Masyarakat Desa Pasir Mas tampak antusias mendengarkan penjelasan dari Babinsa. Beberapa warga juga aktif bertanya mengenai alternatif pembukaan lahan yang lebih aman dan ramah lingkungan. Babinsa kemudian memberikan saran untuk menggunakan metode mekanis atau biologis dalam membersihkan lahan, yang meskipun membutuhkan tenaga lebih, namun jauh lebih aman dan berkelanjutan bagi kesuburan tanah.
Selain menghimbau soal larangan membakar, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk saling memantau dan mengingatkan satu sama lain. Gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan dianggap sebagai kunci keberhasilan pencegahan Karhutla. Warga diajak untuk segera melaporkan jika melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran liar di sekitar desa agar dapat ditangani sejak dini.
Kegiatan Komsos ini berjalan dengan tertib dan kondusif hingga selesai pada pukul 12.00 WIB. Tidak ada hambatan berarti selama pelaksanaan, dan situasi di lapangan terpantau aman serta lancar. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat dinilai efektif dalam meningkatkan kewaspadaan warga terhadap ancaman bencana kebakaran di musim kemarau.
Dandim 0314/Indragiri Hilir melalui jajaran Koramil 12/Batang Tuaka terus menginstruksikan para Babinsa untuk aktif melakukan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah binaan masing-masing. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menjamin kenyamanan serta keselamatan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.