Gerak Bersama Menyatu Garis Pantai, Insan KSOP Tembilahan Amalkan Pancasila dalam Pengabdian Maritim

Selasa, 02 Juni 2026 | 14:42:42 WIB

Tembilahan,– Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan pada pagi hari ini. Seluruh jajaran Keluarga Besar KSOP Kelas IV Tembilahan berkumpul untuk melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Senin (01/06) 

Kegiatan ini menjadi momen refleksi penting bagi seluruh aparatur sipil negara dan pegawai di lingkungan pelabuhan untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap ideologi dasar negara.

Upacara yang berlangsung dengan tertib tersebut dihadiri oleh seluruh elemen pegawai, mulai dari pejabat struktural hingga staf pendukung operasional. Dengan mengenakan seragam kedinasan yang rapi, para peserta upacara mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh kesungguhan. Pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara menjadi titik puncak dari rasa nasionalisme yang hadir di tengah-tengah insan transportasi laut di Kabupaten Indragiri Hilir ini.

Dalam amanatnya, Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, menekankan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah pengingat akan fondasi bangsa yang harus terus dijaga. "Pancasila adalah jiwa dari setiap langkah pengabdian kita. Sebagai garda terdepan dalam pengawasan dan pelayanan maritim, kita harus memastikan bahwa nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan benar-benar hidup dalam kinerja sehari-hari," ujar Feriland Saragih di hadapan seluruh jajarannya.

Feriland Saragih juga menyoroti peran strategis KSOP Tembilahan dalam konektivitas nasional. Ia menyatakan bahwa insan transportasi laut di Tembilahan siap terus bergerak bersama untuk menyatukan garis pantai nusantara. Menurutnya, pelabuhan bukan hanya tempat sandar kapal, tetapi merupakan simpul vital yang menghubungkan berbagai daerah, sehingga integritas dan semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi instansi.

Selain aspek konektivitas, Kepala KSOP juga menempatkan isu keselamatan sebagai prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Dalam pernyataannya, Feriland menegaskan komitmen instansinya untuk mengutamakan keselamatan tanpa celah (zero accident) dalam setiap aktivitas pelayaran dan kepelabuhanan. "Keselamatan adalah manifestasi nyata dari sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kita wajib melindungi nyawa manusia dan aset negara dengan standar operasional prosedur yang ketat dan berintegritas," tambahnya.

Semangat persatuan yang digaungkan dalam upacara ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antar-unit kerja di internal KSOP Tembilahan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, segala perbedaan pendapat atau latar belakang individu dileburkan menjadi satu kekuatan kolektif untuk melayani masyarakat pengguna jasa pelabuhan. Hal ini sejalan dengan visi untuk menciptakan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

Para peserta upacara tampak antusias menerima arahan tersebut, menunjukkan kesiapan mereka untuk menerjemahkan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam tindakan konkret. Mulai dari penanganan dokumen perizinan yang cepat dan transparan, hingga pengawasan keamanan alur pelayaran yang rigor, semua dilakukan dengan landasan moral kebangsaan. Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 ini menjadi bahan bakar baru untuk meningkatkan disiplin dan dedikasi kerja di tengah tantangan dinamika transportasi laut yang semakin kompleks.

Keluarga Besar KSOP Kelas IV Tembilahan mengajak seluruh pihak terkait untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap pengabdian untuk negeri. Melalui semangat "Bergerak Bersama" yang diusung tahun ini, KSOP Tembilahan bertekad untuk terus berkontribusi positif bagi pembangunan maritim Indonesia. Dengan hati yang tulus dan pikiran yang jernih, insan pelabuhan Tembilahan siap menjaga kedaulatan dan kelancaran arus barang serta penumpang di perairan Indragiri Hilir demi kejayaan Nusantara.

Terkini