Tanggapi Penggeledahan Kantor BGN, Mensesneg: Beri Kesempatan Penegak Hukum Jalankan Tugas

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:25:50 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan respons terkait penggeledahan yang dilakukan oleh aparat Kejaksaan Agung di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Rabu (03/06/2026), dengan meminta semua pihak untuk memberikan waktu aparat penegak hukum untuk bekerja dan kemudian memaparkan hasilnya.

“Kalau pertanyaannya tentang informasi yang beredar dari pagi hingga siang hari ini, tentunya yang pertama-tama marilah kita beri kesempatan kepada aparat penegak hukum di dalam menjalankan tugasnya. Dan kemudian nanti kita bersama-sama kita lihat dan kita tunggu hasilnya,” ujar Mensesneg menjawab pertanyaan awak media, Rabu (03/06/2026).

Upaya yang dilakukan oleh aparat penegak hukum tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Tentunya ini bagian dari proses untuk, sekali lagi, komitmen kita bersama-sama adalah untuk selalu berusaha memperbaiki tata kelola, memperbaiki manajemen bagi semua pemerintahan, kementerian maupun lembaga,” ujar Mensesneg.

Lebih lanjut, Mensesneg kembali mengingatkan semua jajaran pemerintah untuk selalu menaati aturan hukum dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

“Mari bagi kita semua bahwa di dalam menjalankan pemerintahan dan di dalam menjalankan tugas sehari-hari untuk terus menghindarkan diri dari hal-hal yang melanggar norma-norma, terutama norma-norma hukum,” ujarnya.

Sebelumnya, Selasa (02/06/2026), Mensesneg mengumumkan keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait pergantian kepemimpinan di BGN. Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.

Seiring dengan keputusan tersebut, Presiden Prabowo mengakhiri masa tugas Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN serta Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala BGN.

“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Mensesneg.

Kepemimpinan baru di BGN diharapkan dapat memperkuat tata kelola organisasi, mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, serta memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berbagai agenda peningkatan kualitas gizi masyarakat berjalan semakin efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

“Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” kata Mensesneg. 

Terkini