Bupati Afni Sebut Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Efektivitas Penyaluran Bantuan di Siak

Senin, 15 Juni 2026 | 19:29:13 WIB

SIAK– Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli meluncurkan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dan mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif dalam pendataan yang digelar setiap 10 tahun sekali tersebut. Data yang akurat akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran.

Peluncuran Sensus Ekonomi 2026 berlangsung di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Senin (15/6/2026). "Saya mengajak kita semua menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Ini sangat penting bagaimana ke depan bantuan yang kita salurkan lebih tepat sasaran," kata Afni.

Afni menjelaskan, pelaksanaan SE 2026 menjadi langkah strategis untuk memetakan kondisi riil sektor usaha di Kabupaten Siak. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati perempuan pertama di  Siak itu menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 memiliki cakupan data yang lebih lengkap dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Pendataan kali ini juga mencakup sejumlah isu strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.

"Pada Sensus Ekonomi 2026 banyak menghadirkan data-data yang lengkap, terutama terkait isu-isu strategis program nasional seperti MBG dan Koperasi Merah Putih. Programnya sangat baik, namun tentu perlu penyempurnaan agar pengelolaan uang negara benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Afni juga menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data statistik, laju pertumbuhan ekonomi Siak meningkat dari 2,31 persen pada 2021 menjadi 5,87 persen pada 2025.

"Alhamdulillah, kita berada di posisi kedua se-Provinsi Riau dalam pertumbuhan ekonomi, di bawah Kota Pekanbaru. Namun saya belum puas, karena capaian statistik tersebut belum sepenuhnya saya rasakan di tengah masyarakat. Karena itu, perlu kerja ekstra dari kita semua untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak,"  kata mantan wartawan itu.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak, Nugroho Imam Darodjat, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Siak dan seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha hingga masyarakat.

"Hari ini seluruh masyarakat Indonesia mengukir sejarah dengan memulai Sensus Ekonomi 2026. Sensus ini bukan hanya milik BPS, tetapi milik seluruh masyarakat Indonesia. Hasilnya nanti akan sangat bermanfaat dalam penyusunan berbagai kebijakan ekonomi, sosial, hingga rumah tangga berdasarkan data dan variabel yang tersedia," ujar Nugroho.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedianya data yang akurat dan komprehensif sehingga berbagai program pembangunan, termasuk bantuan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, dapat disalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran.(Infotorial) 

Terkini