Direktur UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan Hadiri Pertemuan Koordinasi Percepatan Eliminasi TB, HIV, dan Pengendalian Malaria

Rabu, 22 Juli 2026 | 11:21:17 WIB

Tembilahan - Direktur UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansah, M.Ked, Sp.THT-KL, M.M, menghadiri Pertemuan Koordinasi dan Advokasi dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria (ATM) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB). Kegiatan berlangsung pada 22–24 Juli 2026 di Aula Hotel Harmona Inn, Tembilahan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mempercepat pencapaian target eliminasi TB dan HIV pada tahun 2030 serta memperkuat pengendalian malaria melalui kolaborasi lintas sektor. Sebanyak 88 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri atas para camat se-Kabupaten Indragiri Hilir, direktur rumah sakit, pengelola program TB dari rumah sakit, kepala UPTD puskesmas, serta pengelola program TB dari 31 puskesmas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, didampingi Kepala DKP2KB Kabupaten Indragiri Hilir, dr. Udin Syafriuddin, M.Kes, serta dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh Kepala UPT Puskesmas di lingkungan DKP2KB Kabupaten Indragiri Hilir.

Direktur UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansah, menyampaikan bahwa forum koordinasi seperti ini memiliki peran penting dalam menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antarfasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, upaya penanggulangan TB, HIV, dan malaria memerlukan kerja sama yang terintegrasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

"RSUD Puri Husada sebagai rumah sakit rujukan memiliki komitmen untuk terus mendukung program pemerintah daerah melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan deteksi dini, penanganan pasien secara komprehensif, serta memperkuat jejaring rujukan dengan puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Dengan koordinasi yang baik, upaya eliminasi TB dan HIV pada tahun 2030 akan lebih mudah diwujudkan," ujar dr. Firman.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian penyakit menular tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga masyarakat luas memiliki peran yang sama pentingnya dalam meningkatkan kesadaran, mendorong pemeriksaan dini, serta memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.

Menurut dr. Firman, RSUD Puri Husada akan terus memperkuat layanan penanganan penyakit menular melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penyediaan layanan yang berkualitas, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan angka keberhasilan pengobatan sekaligus menekan penyebaran penyakit di Kabupaten Indragiri Hilir.

Melalui pertemuan koordinasi dan advokasi ini, diharapkan sinergi antarlembaga semakin kuat sehingga pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan. UPTD RSUD Puri Husada Tembilahan menyatakan siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat serta mendukung tercapainya target eliminasi TB dan HIV pada tahun 2030.

Terkini