Strategi Keroyokan Pemadaman Gambut Kerumutan: Kombinasi Alat Berat Hingga Water Bombing

Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:38:58 WIB
Tim gabungan terus memperkuat penanganan karhutla di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.

 

Pelalawan - Tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Pada hari keempat operasi, upaya difokuskan pada pengendalian kepala api di sisi selatan kawasan yang terbakar.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni membuka akses menuju kepala api menggunakan alat berat excavator. Tim juga melakukan pencucian kanal di sisi selatan sebagai bagian dari upaya mendukung pengendalian api di kawasan gambut.

Kepala Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat, Muhammad Ilham Sidik, menyampaikan akses menuju bagian selatan kepala api masih menjadi perhatian dalam operasi hari ini.


 

“Penyekatan kepala api dilakukan di sisi selatan lokasi kebakaran. Selain itu, dilakukan pembukaan akses jalan menggunakan excavator dan pencucian kanal di sisi selatan,” ujar Ilham dalam laporan penanganan fire spot Manggala Agni Daops Rengat, Senin (24/8/2026) malam.

Berdasarkan laporan lapangan, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 702 hektare. Lokasi tersebut merupakan kawasan gambut dengan status lahan hutan produksi.

Operasi melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, BPBD Kabupaten Pelalawan, Damkar Kabupaten Pelalawan, Dinas Kehutanan Provinsi Riau, KPH Sorek DLHK Provinsi Riau, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta regu pemadam kebakaran perusahaan.

Kondisi lapangan masih memberikan tantangan bagi personel. Akses menuju kepala api di sisi selatan belum seluruhnya terbuka.

"Di saat bersamaan, angin yang cukup kencang, cuaca panas ekstrem, ketersediaan bahan bakar yang masih potensial, dan karakteristik gambut yang dalam turut memengaruhi proses pemadaman," jelasnya.

Meski menghadapi kondisi tersebut, perkembangan operasi menunjukkan hasil positif. Tim mencatat penjalaran kepala api aktif mulai melambat karena bahan bakar potensial di sekitar area kebakaran berkurang.

“Strategi pemadaman berjalan sesuai rencana dan sinergi antar-stakeholder berjalan dengan baik. Kondisi lokasi kebakaran lebih terkendali,” kata Ilham.

Penanganan akan dilanjutkan pada hari berikutnya untuk memastikan api benar-benar terkendali. Dukungan operasi juga diperkuat dengan water bombing, alat berat, serta layanan pemeriksaan kesehatan bagi personel yang terlibat di lapangan. 

Terkini