Pekanbaru - Prestasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru kembali mendapat sorotan. Bukan sekadar deretan medali dan nama yang tercatat di lembar pengumuman, tetapi capaian yang dinilai ikut mengangkat nama Kota Pekanbaru ke panggung nasional hingga internasional. 3/9/2026.
Apresiasi itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pekanbaru, H. Syahrul Mauludi, saat pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 di Darel Hikmah. Pujian tersebut disampaikan di hadapan Kabag Kesra Kota Pekanbaru, para Kasi Kemenag Kota Pekanbaru, kepala madrasah dan SMA se-Kota Pekanbaru, serta seluruh peserta OMI yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Syahrul secara khusus menyoroti dua capaian MAN 1 Pekanbaru. Pertama, keberhasilan Rafif Adinata Ramadhan meraih Gold Medal pada ajang International Geography Olympiad (iGeo) di Istanbul, Turki. Prestasi itu menjadi bukti bahwa murid madrasah dari Pekanbaru mampu berkompetisi dan berdiri sejajar dengan pelajar dari berbagai negara.
Kedua, MAN 1 Pekanbaru juga berhasil mengantarkan finalis terbanyak dari Provinsi Riau pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional yakni sebanyak 7 murid dan final akan diselenggarakan di Malang.
Di hadapan para peserta pembukaan OMI, Syahrul menyampaikan bahwa prestasi tersebut semestinya tidak berhenti sebagai kebanggaan bagi satu madrasah. Capaian itu harus menjadi energi bersama bagi dunia pendidikan di Kota Pekanbaru.
“Kita berharap prestasi ini menjadi semangat dan pendorong bagi kita semua. Madrasah telah membawa nama Kota Pekanbaru ke kancah nasional bahkan internasional,” ujar Syahrul Mauludi.
Menurutnya, capaian tersebut memperlihatkan bahwa madrasah memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi berprestasi. Karena itu, ia berharap keberhasilan MAN 1 Pekanbaru dapat menjadi inspirasi bagi madrasah dan sekolah lainnya untuk terus mengembangkan potensi peserta didik.
Bagi MAN 1 Pekanbaru, apresiasi itu datang ketika kerja panjang pembinaan prestasi tengah menunjukkan hasil. Gold Medal Rafif di arena internasional menjadi salah satu puncaknya. Sementara keberhasilan mengirimkan sejumlah siswa ke tingkat nasional menjadi penanda bahwa pembinaan olimpiade di madrasah tersebut terus bergerak.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Hj. Norerlinda menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Kakan Kemenag Kota Pekanbaru.
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan perhatian yang diberikan kepada MAN 1 Pekanbaru. Bagi kami, apresiasi ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus bekerja, membina, dan memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak untuk berprestasi,” ujar Norerlinda.
Ia mengatakan, keberhasilan para siswa merupakan hasil kerja bersama antara peserta didik, guru pembina, program olimpiade, orang tua, serta seluruh keluarga besar madrasah.
“Kami berharap prestasi Rafif di tingkat internasional dan perjuangan anak-anak kami di OSN tingkat nasional dapat menjadi inspirasi bagi murid lainnya. Bahwa dari madrasah, dari Pekanbaru, anak-anak kita mampu berbicara di tingkat nasional dan dunia,” katanya.