Satgas Udara Sisir Area Berkas Karhutla di Kampar

Senin, 21 September 2026 | 20:06:04 WIB
Sumber foto: Tim Satgas Udara dari Lanud Roesmin Nurjadin

PEKANBARU - Tim Satgas Udara dari Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Senin (21/9/26) sisir sejumlah area bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah di Riau. 

Kegiatan bagian dari patroli udara dilaksanakan di wilayah udara Kabupaten Kampar, menggunakan helikopter Caracal TNI AU dipiloti Kapten Pnb Anter. Namun, tak disebutkan area berkas karhutla mana saja yang disisir yang kemudian didokumentasikan awak heli itu. 

Tampak dari hasil foto dari udara tersebut wilayah perbukitan "gosong" bekas kebakaran. Terlihat juga dari sisa kebakaran itu jalan tanah yang mengitari perbukitan yang diperkirakan bisa dilalui kendaraan besar. 


 

Penyisiran sejumlah area bekas karhutla itu juga dimaksudkan untuk memastikan apakah masih ada titik api di area bekas karhutla tersebut. Pasalnya, medan perbukitan salah satu tantangan berat bagi tim darat untuk melakukan pemadaman. 

Danlanud Rsn melalui Kadiaops Kolonel  Andry Setiawan mengatakan patroli udara merupakan kegiatan rutin untuk memantau, mengindentifikasi lalu melaporkan ke satgas karhutla. 

"Ini patroli rutin. Satgas Udara Karhutla Riau untuk memantau kondisi wilayah dari udara, mengidentifikasi potensi titik api, serta memastikan perkembangan situasi Karhutla dapat terpantau secara cepat dan akurat," kata Kolonel Pnb Andry. 


 

Personel juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan dan wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran. Data dan informasi hasil patroli selanjutnya menjadi bahan koordinasi dalam menentukan langkah penanganan bersama unsur terkait.

"Kegiatan patroli udara ini merupakan salah satu bentuk komitmen TNI AU melalui Lanud Rsn dalam mendukung upaya penanggulangan karhutla di Provinsi Riau," papar Kolonel Andry lagi. 

Dengan dukungan patroli udara yang dilaksanakan secara berkesinambungan, diharapkan potensi Karhutla dapat terdeteksi lebih dini. Sehingga penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Terkini