Reog Singo Manggolo Yudho Gelar Donor Darah, Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial dan Ekonomi

Rabu, 23 September 2026 | 22:50:14 WIB

TEMBILAHAN – Perkumpulan Seni Budaya Reog Ponorogo Singo Manggolo Yudho Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan kepedulian terhadap kemanusiaan melalui aksi sosial donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81 yang jatuh pada September 2026.

Aksi donor darah ini diikuti oleh sejumlah pengurus dan anggota perkumpulan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat peran Singo Manggolo Yudho agar tidak hanya dikenal sebagai komunitas pelestari seni budaya, tetapi juga sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ketua Perkumpulan Seni Budaya Reog Ponorogo Singo Manggolo Yudho Kabupaten Indragiri Hilir, Hadi Sunaryo, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memberikan manfaat nyata bagi sesama.

“Alhamdulillah, setelah kami Perkumpulan Seni Budaya Reog Ponorogo Singo Manggolo Yudho dilantik pada tanggal 23 Agustus 2026, pada bulan September ini dalam rangka HUT PMI yang ke-81, kami mengadakan aksi sosial donor darah bagi beberapa pengurus dan anggota,” ujar  Hadi Sunaryo.

Ia berharap kegiatan donor darah tersebut dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh pengurus dan anggota Singo Manggolo Yudho. Menurutnya, kegiatan kemanusiaan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan darah, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kepedulian terhadap kesehatan para pendonor.

“Harapan kami ini akan menjadi kegiatan rutin perkumpulan seni budaya Reog Singo Manggolo Yudho untuk rutinitas mendonorkan darah, agar selain bermanfaat bagi sesama, kegiatan ini juga bisa menyehatkan badan kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hadi Sunaryo mengajak seluruh masyarakat Tembilahan dan sekitarnya, serta masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di PMI. Ia menekankan pentingnya ketersediaan stok darah untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan dan fasilitas kesehatan lainnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Tembilahan dan sekitarnya dan masyarakat Indragiri Hilir untuk mendonorkan darah di PMI, karena setetes darah kita adalah nyawa bagi mereka yang memerlukan, agar kebutuhan darah di PMI tercukupi untuk Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan,” tuturnya.

Kembangkan Peran Organisasi ke Sektor Sosial dan Ekonomi

Selain memperkuat kegiatan kemanusiaan, Perkumpulan Seni Budaya Reog Ponorogo Singo Manggolo Yudho juga memiliki harapan besar untuk mengembangkan organisasi ke bidang sosial dan ekonomi.

Hadi Sunaryo menegaskan bahwa perkumpulan yang baru dilantik tersebut tidak ingin hanya berfokus pada seni pertunjukan. Ke depan, pihaknya berencana memperluas kegiatan organisasi agar dapat memberikan kontribusi lebih luas bagi anggota maupun masyarakat.

“Harapan ke depan Perkumpulan Seni Budaya Ponorogo Singo Manggolo Yudho ini tidak hanya bergerak di bidang seni budaya, namun harapan kami juga bisa mengembangkan sayap di bidang sosial dan ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan bidang sosial dan ekonomi menjadi bagian dari visi jangka panjang organisasi. Melalui kegiatan sosial, perkumpulan diharapkan dapat hadir membantu masyarakat dalam berbagai kebutuhan kemanusiaan. Sementara di bidang ekonomi, organisasi akan berupaya membuka peluang pemberdayaan dan kegiatan usaha yang dapat memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat luas.

Konsisten Merawat Tradisi dan Memperkuat Sinergi

Sebagai perkumpulan seni budaya yang beranggotakan masyarakat keturunan dan pencinta budaya Ponorogo di Indragiri Hilir, Singo Manggolo Yudho tetap berkomitmen menjaga dan melestarikan kesenian tradisional Reog Ponorogo.

Pelestarian seni budaya tersebut diharapkan terus berjalan seiring dengan penguatan kegiatan sosial dan ekonomi. Dengan demikian, organisasi dapat menjadi wadah berkesenian sekaligus ruang kebersamaan, pemberdayaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam menjalankan berbagai program ke depan, Perkumpulan Seni Budaya Reog Ponorogo Singo Manggolo Yudho juga membuka peluang sinergi dengan pemerintah daerah, PMI, serta berbagai pihak lainnya. Dukungan dan kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan organisasi, baik dalam pelestarian kebudayaan maupun dalam pelaksanaan program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, Singo Manggolo Yudho bertekad terus berkontribusi bagi Kabupaten Indragiri Hilir, dengan tetap menjadikan seni budaya sebagai identitas dan landasan dalam mengembangkan kegiatan sosial serta ekonomi di masa mendatang.

Terkini