Banit Reskrim Polsek Concong Tunjukkan Kepedulian Terhadap Dunia Pendidikan

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:23:30 WIB

CONCONG LUAR – Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda ditunjukkan oleh BRIPDA Willy Sabaran Aritonang, Banit Reskrim Polsek Concong, melalui kegiatan bimbingan belajar (bimbel) gratis yang dilaksanakan pada malam hari di Kantor Polsek Concong.
Kegiatan yang diikuti siswa-siswi dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) tersebut mendapat perhatian dari Lurah Concong Luar, Muhlis, SE, yang hadir meninjau secara langsung pelaksanaan bimbingan belajar. Kamis (8/10/2026).

Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian, BRIPDA Willy menyempatkan diri membimbing para pelajar tanpa memungut biaya. Inisiatif ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap pendidikan sekaligus upaya mengarahkan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, disiplin, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Dalam kunjungannya, Lurah Concong Luar, Muhlis, SE, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BRIPDA Willy Sabaran Aritonang yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan bimbingan belajar secara gratis kepada para pelajar.

Menurutnya, kepedulian seperti ini merupakan hal positif yang patut diapresiasi karena memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dan remaja, khususnya dalam mendukung semangat belajar serta membangun karakter generasi penerus bangsa.

“Terima kasih kepada BRIPDA Willy Sabaran Aritonang yang telah menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan dengan memberikan bimbingan belajar secara gratis kepada anak-anak kita. Ini merupakan bentuk pengabdian yang sangat berarti bagi generasi muda,” demikian apresiasi yang disampaikan Lurah Concong Luar.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut mengambil peran dalam mendukung pendidikan, baik melalui ilmu pengetahuan, pembinaan karakter, maupun kegiatan positif lainnya.

Muhlis juga menilai bahwa kemajuan generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan orang tua, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat. Sinergi antara pemerintah, kepolisian, keluarga, dan lingkungan sekitar sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak.

Sementara itu, BRIPDA Willy Sabaran Aritonang menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan belajar tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap generasi penerus bangsa. Melalui kegiatan ini, ia ingin memberikan ruang bagi para pelajar untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat.
Baginya, anak-anak dan remaja perlu mendapatkan perhatian, pendampingan, serta arahan yang positif agar mereka memiliki bekal pengetahuan dan karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Bimbingan belajar ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk menjauhkan generasi muda dari berbagai aktivitas negatif yang berpotensi merusak diri sendiri, menghambat pendidikan, dan mengancam masa depan mereka.

“Bimbingan ini merupakan bentuk kepedulian saya terhadap generasi penerus bangsa. Saya ingin anak-anak memiliki kegiatan yang positif, semangat belajar, dan kesibukan yang bermanfaat untuk masa depan mereka. Harapannya, mereka dapat terhindar dari hal-hal negatif yang bisa merusak diri sendiri dan masa depan,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat kegiatan tersebut.
Melalui pendampingan ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan untuk menunjang pembelajaran di sekolah, tetapi juga termotivasi untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta keberanian dalam meraih cita-cita.

Suasana bimbingan belajar pada malam itu memperlihatkan para siswa duduk bersama mengikuti arahan pembimbing, dengan membawa buku dan perlengkapan belajar. Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa proses pendidikan dapat berlangsung di berbagai tempat, selama terdapat kemauan untuk berbagi ilmu dan kepedulian terhadap masa depan anak-anak.

Kehadiran sosok anggota kepolisian sebagai pembimbing juga dapat menjadi ruang untuk mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Melalui pendekatan yang edukatif dan humanis, para siswa diharapkan semakin mengenal pentingnya kedisiplinan, menaati aturan, serta menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Bagi Kecamatan Concong, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun lingkungan yang mendukung pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Terlebih, pendampingan yang diberikan secara sukarela menunjukkan bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui waktu, tenaga, ilmu, dan keteladanan.

Dukungan pemerintah kelurahan, kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan kegiatan positif semacam ini.

Kegiatan bimbingan belajar gratis di Kantor Polsek Concong tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Ketika anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar, bimbingan yang tepat, dan lingkungan yang positif, mereka memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi daerah serta bangsa.

Dari ruang belajar sederhana pada malam hari, tumbuh harapan besar bagi masa depan generasi muda Concong. Sebab, membimbing satu anak hari ini berarti turut menyiapkan masa depan bangsa esok hari.

Terkini