Pembangunan Jalan Alternatif Cut Nyak Dien Pekanbaru Tembus Pepaya Resmi Dimulai

Ahad, 11 Oktober 2026 | 20:52:51 WIB

PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau mulai merobohkan bangunan Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera III di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, menggunakan alat berat pada Ahad (11/10/2026). Langkah pembongkaran aset milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tersebut dilakukan guna membuka jalur alternatif baru menuju Jalan Pepaya.

Pembangunan akses penghubung antarjalan utama itu difungsikan sebagai jalan alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Pemerintah daerah menargetkan penataan jaringan jalan kota ini dapat memperlancar arus mobilitas kendaraan di pusat Kota Pekanbaru.

"Ya mulai dirobohkan, nanti akan menjadi jalan alternatif dari Cut Nyak Dien menuju Pepaya," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau, Zulfahmi, Ahad (11/10/2026).

Zulfahmi memaparkan bahwa selain bangunan BWSS III, Kantor Arsip Badan Pertanahan Nasional di Jalan Pepaya juga masuk dalam perencanaa pembongkaran. Proses perobohan fasilitas milik pertanahan tersebut diproyeksikan baru terlaksana pada 2027 mendatang.

"Yang membangun Pemprov Riau. Rencana membangun jalan Cut Nyak Dien tembus ke Pepaya ini kan ide Plt Gubri SF Hariyanto. Beliau ingin bagaimana mengurai kemacetan di Pekanbaru melalui adanya jalan alternatif, pemikiran Pak Plt yang hari ini mulai diimplementasikan sebagai investasi untuk anak cucu ke depan," ujar Zulfahmi.

Pemerintah Provinsi Riau memastikan operasional dan aktivitas perkantoran BWSS III telah dialihkan sepenuhnya ke lokasi baru di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jalan Kuantan Raya. Pemindahan seluruh kegiatan administratif tersebut membuat proses pembongkaran fisik di lapangan berjalan tanpa hambatan teknis.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Riau terus menggesa penataan infrastruktur jalan guna mewujudkan tata ruang kota yang rapi dan minim hambatan lalu lintas. Konsep pembukaan jalur penghubung ini dirancang sebagai solusi jangka panjang dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan.

"Ini kan sebagai alternatif, ketika Jalan Sudirman sudah semakin dipadati kendaraan," kata Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Terkini