Tekan Risiko di Laut, KSOP Kelas IV Tembilahan Intensifkan Sosialisasi dan Pengawasan Pelayaran

Senin, 26 Oktober 2026 | 12:01:53 WIB

Tembilahan – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan kembali menegaskan komitmennya terhadap terciptanya keamanan dan kelancaran transportasi air di wilayah perairan Indragiri Hilir. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran dan Pengawasan yang mengusung tema “Keselamatan Pelayaran Merupakan Hak dan Tanggung Jawab Bersama”. Acara ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya keselamatan di lingkungan pelabuhan serta perairan sekitarnya.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan sektor maritim, mulai dari instansi pemerintah terkait, unsur TNI-Polri, para operator kapal, hingga para pengguna jasa transportasi perairan. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa keselamatan pelayaran tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat. Melalui forum ini, seluruh peserta diajak untuk bersama-sama mengevaluasi standar operasional prosedur serta meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas di air.

Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Ferilnd Saragih, dalam pemaparannya menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus diposisikan sebagai kebutuhan mutlak dan bukan sekadar formalitas administratif. Menurutnya, aturan keselamatan yang ada di laut maupun sungai dibuat untuk melindungi nyawa setiap penumpang dan awak kapal. Ferilnd juga mengingatkan para operator agar tidak pernah mengabaikan kelayakan kapal serta ketersediaan alat keselamatan seperti life jacket atau jaket pelampung sebelum berlayar.

Lebih lanjut, Ferilnd Saragih menyoroti pentingnya peran pengawasan ketat dari instansi berwenang yang harus diimbangi dengan kesadaran mandiri dari masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang sering kali tidak menentu di perairan Tembilahan menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap nakhoda dan pemilik armada. Pihak KSOP Kelas IV Tembilahan berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli serta pemeriksaan dokumen kapal demi meminimalisir potensi kecelakaan di perairan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ardiansyah, SH., MH., dalam laporan kegiatannya menjelaskan bahwa acara sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antar-instansi sekaligus mengedukasi masyarakat maritim. Ia mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan diisi dengan diskusi interaktif, pemaparan materi regulasi pelayaran terkini, serta sesi tanya jawab yang melibatkan langsung para pelaku usaha jasa transportasi air. Respon positif terlihat dari tingginya antusiasme para peserta yang aktif menyampaikan berbagai kendala di lapangan.

Muhammad Ardiansyah, SH., MH., juga menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah hak setiap warga negara yang menggunakan moda transportasi air. Panitia menilai bahwa edukasi secara berkala jauh lebih efektif dalam menekan angka pelanggaran dibanding penindakan semata. Oleh karena itu, pendekatan persuasif melalui sosialisasi ini menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan iklim pelayaran yang kondusif.

Pelaksanaan kegiatan ini turut diwarnai dengan penekanan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat di perairan. Sinergi antara KSOP, kepolisian air, TNI Angkatan Laut, serta pemerintah daerah dinilai krusial agar penanganan insiden atau pencarian dan pertolongan dapat berjalan dengan cepat dan tepat. Koordinasi yang baik akan memastikan setiap laporan atau potensi bahaya di perairan dapat segera direspons tanpa hambatan birokrasi yang rumit.

Menutup rangkaian kegiatan sosialisasi tersebut, pihak penyelenggara mengajak seluruh elemen masyarakat maritim di Tembilahan untuk menjadikan keselamatan sebagai budaya hidup sehari-hari. Dengan terbangunnya kesadaran yang mengakar pada setiap operator, penumpang, dan aparat pengawas, diharapkan perjalanan di perairan dapat berlangsung aman, nyaman, dan berkeselamatan. KSOP Kelas IV Tembilahan bertekad untuk terus mengawal implementasi hasil sosialisasi ini demi kemajuan sektor transportasi air di Kabupaten Indragiri Hilir.

Terkini