Tembilahan - Kantor KSOP Kelas IV Tembilahan melaksanakan kegiatan penyerahan E-Pas Kecil kepada para pemilik kapal tradisional sekaligus menggelar Sosialisasi Keselamatan Pelayaran, sebagai langkah memperkuat kepatuhan terhadap regulasi dan meningkatkan keselamatan transportasi laut di wilayah perairan Tembilahan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapatkan apresiasi dari para pemilik kapal yang hadir.
Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, memimpin langsung jalannya kegiatan dan menegaskan bahwa pemberian E-Pas Kecil merupakan upaya pemerintah untuk mempermudah proses legalitas kapal serta mendukung digitalisasi layanan kemaritiman. Ia menyebutkan bahwa dokumen elektronik ini akan meminimalkan risiko kehilangan dokumen fisik dan mempercepat proses pemeriksaan di lapangan.
Dalam sambutannya, Feriland Saragih menyampaikan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama seluruh pihak, terutama para pemilik kapal dan nahkoda. Ia menekankan bahwa masih banyak kasus kecelakaan di perairan yang dipicu kelalaian dan kurangnya pemahaman tentang aspek keselamatan yang seharusnya ditaati.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kapal yang beroperasi telah memenuhi persyaratan administrasi dan keselamatan. Penerapan E-Pas Kecil bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keselamatan para pengguna transportasi air,” ujar Feriland Saragih.
Feriland juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada pemilik kapal agar seluruh armada yang beroperasi memiliki kelengkapan dokumen dan peralatan keselamatan seperti jaket pelampung, alat komunikasi, hingga pemadam kebakaran. Menurutnya, kelengkapan tersebut bukan hanya kewajiban hukum, tetapi kebutuhan vital untuk menyelamatkan nyawa saat kondisi darurat.
Para pemilik kapal yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik penyerahan E-Pas Kecil yang dinilai sangat membantu dalam menjaga legalitas kapal mereka. Mereka juga mengapresiasi materi sosialisasi keselamatan pelayaran yang diberikan, terutama terkait prosedur menghadapi cuaca ekstrem dan teknik pemakaian alat keselamatan.
Feriland Saragih berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif para pengguna jasa pelayaran di Tembilahan agar lebih memperhatikan aspek keselamatan sebelum berlayar. Ia menegaskan bahwa KSOP akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan demi mewujudkan pelayaran yang aman, selamat, dan tertib.
Di akhir kegiatan, Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan kembali mengingatkan bahwa keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. “Tidak ada yang lebih penting daripada memastikan setiap perjalanan di laut berlangsung aman. Dengan dukungan semua pihak, kita dapat menekan angka kecelakaan dan menciptakan transportasi laut yang lebih baik untuk masyarakat Tembilahan,” tutup Feriland.