Pelangiran - Pelaksanaan panen tanaman jagung Kuartal IV dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025 dilaksanakan di Desa Catur Karya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Catur Karya.

Kegiatan panen tersebut dipimpin oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pelangiran bersama Kepala Desa Catur Karya. Panen jagung ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung program nasional swasembada pangan tahun 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Pelangiran, yakni Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pelangiran Sdr. Nurdin, S.E., Pegawai Pengelola Administrasi Umum Kecamatan Pelangiran Sdr. Saniman, A.M.a, Kepala Desa Catur Karya Sdr. Usman, Pendamping Desa, unsur TNI-Polri, BPD, BUMDes, perangkat desa, serta masyarakat Desa Catur Karya
Panen jagung dilaksanakan di lahan seluas 1 hektar yang sebelumnya ditanami jagung melalui program ketahanan pangan desa. Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai ± 500 kilogram jagung, yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi desa serta meningkatkan ketahanan pangan masyarakat setempat.
Kepala Desa Catur Karya, Usman, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat. Menurutnya, program ketahanan pangan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memperkuat kemandirian desa.

“Melalui kegiatan panen jagung Kuartal IV ini, kami berharap Desa Catur Karya dapat berkontribusi dalam mendukung program swasembada pangan tahun 2025. Ke depan, kami akan terus mendorong pengelolaan sektor pertanian yang berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak masyarakat,” ujar usman
Ia juga menambahkan bahwa hasil panen jagung ini akan dikelola secara optimal oleh BUMDes agar memberikan nilai tambah bagi desa dan membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan pemanenan jagung masih berlangsung. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan penuh dari unsur TNI dan Polri serta partisipasi aktif masyarakat Desa Catur Karya.