Komitmen Indra Firmansyah, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan, Perkuat Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan di Inhil

Komitmen Indra Firmansyah, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan, Perkuat Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan di Inhil

Tembilahan - Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar pada Rabu (18/2/2026) di Ruang Video Conference Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor. Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Tomsi Tohir, dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta instansi vertikal terkait.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Inhil diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rakyat, H. Dwi Budiyanto, S.Sos. Turut hadir Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan, Indra Firmansyah, yang berperan strategis dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di wilayah Indragiri Hilir.

Fokus pengendalian inflasi daerah menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Sekjen Kemendagri menekankan pentingnya pemantauan harga komoditas, baik yang mengalami kenaikan signifikan maupun yang relatif stabil, guna mengantisipasi potensi gejolak pasar. Dalam konteks ini, peran Bulog dinilai krusial dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan masyarakat.

Indra Firmansyah menyatakan komitmen Bulog Cabang Tembilahan dalam mengoptimalkan penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Berdasarkan pemaparan Deputi Bulog, realisasi program SPHP secara nasional telah mencapai 945.382 ton atau setara 63,03 persen dari total pagu yang ditetapkan, dan penyaluran masih terus berlangsung hingga Februari sebagai bagian dari target tahun 2026. Capaian tersebut menjadi indikator keseriusan Bulog dalam menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Di tengah dinamika harga bahan pokok, termasuk komoditas cabai dan minyak goreng, Indra Firmansyah menegaskan bahwa koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta Satgas Pangan akan terus diperkuat. Langkah monitoring lapangan dan pengawasan distribusi menjadi strategi utama untuk mencegah disparitas harga antarwilayah serta potensi penimbunan bahan pokok.

Selain isu inflasi, rapat koordinasi tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal dan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah yang merupakan inisiatif pemerintahan Prabowo Subianto. Meski demikian, aspek ketahanan pangan tetap menjadi prioritas utama dalam menjaga daya beli masyarakat.

Dalam sesi pemaparan, Deputi Kementerian Pertahanan turut menyampaikan bahwa TNI masih melaksanakan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera. Kondisi tersebut secara tidak langsung dapat memengaruhi distribusi logistik pangan, sehingga kesiapsiagaan Bulog dalam menjaga stok menjadi faktor penting untuk memastikan pasokan tetap aman.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.05 WIB tersebut berjalan aman dan lancar. Kehadiran serta partisipasi aktif Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan, Indra Firmansyah, menegaskan komitmen kuat dalam mendukung kebijakan pengendalian inflasi daerah. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bulog diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan demi kesejahteraan masyarakat Indragiri Hilir.