PLN ULP Tembilahan Pastikan Listrik Andal Saat Idulfitri 1447 H, Beban Puncak Diprediksi Capai 33 MW

PLN ULP Tembilahan Pastikan Listrik Andal Saat Idulfitri 1447 H, Beban Puncak Diprediksi Capai 33 MW

Tembilahan - Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tembilahan memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Kabupaten Indragiri Hilir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan.

PLN memprediksi kebutuhan listrik di wilayah Indragiri Hilir akan mengalami peningkatan selama periode Lebaran. Beban puncak kelistrikan diperkirakan mencapai 33 Megawatt (MW), seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di rumah maupun pusat kegiatan selama hari raya.
Manager ULP PLN Tembilahan, Sabur Januardi, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan saat ini berada dalam kondisi yang sangat siap untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik tersebut. Menurutnya, PLN telah melakukan berbagai persiapan teknis guna menjaga stabilitas pasokan listrik selama masa siaga Idulfitri.

Ia menyebutkan bahwa saat ini PLN memiliki daya dispolektif sebesar 5,43 MW yang dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan sistem kelistrikan. Selain itu, PLN juga memiliki cadangan daya yang cukup besar, yakni sekitar 40 persen dari total daya mampu yang tersedia di sistem.
“Dengan kondisi tersebut, kami optimistis masyarakat dapat menikmati perayaan Idulfitri dengan pasokan listrik yang aman dan stabil,” ujar Sabur Januardi saat diwawancarai di Tembilahan.

Untuk meningkatkan kecepatan penanganan jika terjadi gangguan, PLN Tembilahan juga menyiagakan 13 posko siaga yang tersebar di berbagai titik strategis di Kabupaten Indragiri Hilir. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi sekaligus respon cepat terhadap potensi gangguan kelistrikan.

Kesiapsiagaan tersebut diperkuat dengan penempatan 120 personel teknis yang bersiaga penuh selama periode Lebaran. Selain itu, PLN juga menyiapkan armada operasional berupa enam unit mobil serta sepeda motor di setiap wilayah layanan untuk mempercepat mobilisasi petugas di lapangan.

Tak hanya memastikan pasokan listrik bagi rumah tangga, PLN Tembilahan juga mendukung penggunaan kendaraan listrik dengan menyediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Masyarakat yang membutuhkan layanan pengisian daya kendaraan listrik dapat memanfaatkannya selama periode mudik dan libur Lebaran.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan, PLN juga membuka layanan pengaduan selama 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile dan Call Center PLN 123. Melalui layanan ini, masyarakat dapat melaporkan gangguan listrik maupun mendapatkan informasi terkait layanan kelistrikan dan kendaraan listrik kapan saja.