Batang Tuaka – Di tengah momen kebersamaan dan kemenangan umat Islam dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, seorang aparat teritorial dari Koramil 11/Pulau Burung, Kodim 0314/Indragiri Hilir, justru menunjukkan dedikasi luar biasa dengan tetap berada di garis terdepan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Serda Ahmad Feri Fahrudin, Babinsa Desa Sri Danai Jaya, melaksanakan tugas pengawasan dan pendampingan sumber daya manusia (SDM) di lokasi kebakaran pada Selasa (24/3/2026), tanpa mengurangi esensi pengabdiannya kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Sri Danai Jaya, Kecamatan Pulau Burung, ini difokuskan pada upaya pemadaman dan pendinginan lahan yang sebelumnya terbakar. Meskipun hari itu bertepatan dengan hari raya yang biasanya dimanfaatkan untuk bersilaturahmi bersama keluarga, Serda Ahmad Feri Fahrudin memilih untuk hadir menyatu dengan tim gabungan di lapangan, menunjukkan bahwa tanggung jawab seorang Babinsa tidak mengenal libur.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa tidak hanya terlibat langsung dalam proses teknis pemadaman, tetapi juga mengambil peran penting dalam aspek pembinaan personel. Ia secara aktif memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh elemen yang terlibat, mulai dari Masyarakat Peduli Api (MPA), Tim Damkar PT. RSUP, hingga Kepala Desa (Apdes) Sri Danai Jaya. Kehadirannya dinilai mampu mengembalikan fokus tim yang tetap bekerja meskipun suasana hari raya sedang berlangsung.
Kegiatan pengawasan SDM tersebut dilaksanakan dengan metode pendekatan humanis. Serda Ahmad Feri menyadari bahwa secara psikologis, menjalankan tugas pemadaman di saat hari besar seperti Idul Fitri membutuhkan ketahanan mental ekstra. Oleh karena itu, selain memastikan kesiapan peralatan dan strategi pemadaman, ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolektif agar proses pendinginan titik-titik api sisa kebakaran dapat berjalan maksimal.
Pentingnya kegiatan ini didasari oleh kondisi geografis wilayah Pulau Burung yang sebagian besar merupakan lahan gambut. Jika tidak segera dilakukan pendinginan secara menyeluruh, potensi munculnya kembali titik api sangat tinggi. Berkat koordinasi yang solid antara Babinsa, aparat desa, dan tim damkar, proses pemadaman serta pendinginan di lokasi kebakaran berlangsung dengan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti.
Serda Ahmad Feri Fahrudin menegaskan bahwa pengabdian kepada negara dan rakyat adalah prioritas utama yang tidak dapat ditunda. "Meskipun kita sedang berlebaran, tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran yang lebih luas tetap harus berjalan. Saya bersama tim di sini hadir untuk memastikan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan aman tanpa ancaman kabut asap," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Dengan dilaksanakannya kegiatan pengawasan SDM ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara Babinsa, Masyarakat Peduli Api, Tim Damkar PT. RSUP, serta masyarakat Desa Sri Danai Jaya semakin erat. Kolaborasi yang terjalin dengan baik menjadi modal utama dalam percepatan penanganan karhutla ke depannya, membuktikan bahwa semangat gotong royong tetap menyala meskipun di tengah hiruk-pikuk suasana hari raya.
Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Mereka menilai kehadiran Babinsa di lokasi kebakaran di tengah momen Idul Fitri merupakan bentuk pengabdian tulus yang patut diteladani. Sinergi antara TNI, perusahaan, dan pemerintah desa ini menjadi contoh nyata bahwa keamanan dan kelestarian lingkungan dapat tetap terjaga tanpa harus mengesampingkan nilai-nilai kebersamaan dalam perayaan hari besar keagamaan.