Babinsa Sungai Intan Laksanakan Penyuluhan Intensif Antisipasi Karhutla di Tengah Musim Kemarau

Babinsa Sungai Intan Laksanakan Penyuluhan Intensif Antisipasi Karhutla di Tengah Musim Kemarau

Tembilahan Hulu – Memasuki puncak musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung beberapa minggu ke depan, ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian serius. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 01/Tembilahan Kodim 0314/Inhil, Sertu Suherman, menggelar kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang berfokus pada penyuluhan antisipasi Karhutla bersama warga Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu pagi, 29 Maret 2026, pukul 09.30 WIB ini dilaksanakan di lokasi penyebrangan Desa Sungai Intan. Pemilihan lokasi tersebut dinilai strategis karena merupakan titik berkumpulnya warga yang hendak beraktivitas. Sertu Suherman tampak akrab menyapa warga yang melintas maupun yang sedang menunggu kendaraan, memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait pencegahan kebakaran.

Dalam penyuluhannya, Babinsa Sertu Suherman menekankan larangan tegas mengenai pembakaran lahan atau kebun. Ia mengingatkan bahwa musim kemarau saat ini membuat kondisi lahan gambut di wilayah Inhil sangat rentan terhadap api. "Sedikit saja kelalaian, api bisa cepat membesar dan meluas, mengakibatkan bencana asap yang merugikan kesehatan serta lingkungan kita bersama," ujar Sertu Suherman di hadapan warga.

Tidak hanya menyampaikan larangan, Babinsa juga mengedukasi warga mengenai teknik pengolahan lahan yang ramah lingkungan tanpa menggunakan api. Sertu Suherman mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peralatan mekanis atau metode manual dalam membersihkan lahan perkebunan. Ia menegaskan bahwa tindakan membakar lahan bukan hanya merusak ekosistem tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.

Lebih lanjut, kegiatan Komsos ini juga menjadi wadah bagi Babinsa untuk menjalin silaturahmi yang erat sekaligus menggali permasalahan yang dihadapi warga di tengah musim kemarau. Sertu Suherman mendengarkan keluhan masyarakat terkait ketersediaan air bersih yang mulai menurun. Ia berjanji akan mengoordinasikan kebutuhan warga dengan pihak terkait, sembari tetap mengingatkan agar setiap solusi yang diambil tidak memicu potensi kebakaran.

Warga Desa Sungai Intan menyambut positif pendekatan humanis yang dilakukan oleh Babinsa. Mereka mengaku mendapat pemahaman baru tentang risiko besar yang ditimbulkan oleh pembakaran lahan. Salah seorang warga mengungkapkan apresiasinya karena Babinsa tidak hanya hadir sebagai aparat penegak aturan, tetapi juga sebagai mitra yang membantu mencari solusi atas kesulitan yang mereka hadapi selama musim kemarau.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna ini merupakan bagian dari upaya preventif yang terus digencarkan oleh jajaran Kodim 0314/Inhil. Dengan pendekatan komunikasi yang persuasif, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terbangun untuk bersama-sama menjaga wilayahnya dari bahaya kebakaran. Sertu Suherman menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan rakyat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari bencana asap.

Di akhir kegiatan, Sertu Suherman mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Sungai Intan untuk menjadi agen perubahan dengan aktif mengingatkan sesama jika ada yang berniat membakar lahan. "Mari kita jaga kampung kita bersama. Lebih baik mencegah dengan kerja bakti membersihkan lahan daripada harus memadamkan api yang sudah membesar," pungkasnya, mengakhiri rangkaian Komsos yang memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan Karhutla di wilayah Tembilahan Hulu.