Batang Tuaka – Upaya preventif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan oleh aparat teritorial di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Pada hari Jumat, 03 April 2026, pukul 10:03 WIB, Babinsa Koramil 12/Bengkalis, Sertu Fero A. Duha, melaksanakan kegiatan pengamanan dan sosialisasi di lokasi rawan kebakaran.
Kegiatan ini difokuskan di wilayah Sungai Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, yang merupakan salah satu area yang perlu mendapatkan perhatian khusus terkait potensi terjadinya titik api. Dengan dilaksanakannya patroli ini, diharapkan dapat meminimalisir risiko kebakaran yang bisa terjadi akibat cuaca atau aktivitas pembakaran yang tidak terkontrol.
Sertu Fero A. Duha dalam pelaksanaan tugasnya tidak bekerja sendiri, melainkan melibatkan peran serta masyarakat setempat. Personel gabungan yang dikerahkan dalam kegiatan ini terdiri dari 1 orang personel TNI dan didampingi oleh 3 orang warga yang peduli terhadap lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.
Keberadaan Babinsa di lapangan bertujuan untuk melakukan pemantauan langsung kondisi lingkungan serta memastikan tidak ada tanda-tanda awal kebakaran. Selain melakukan pengecekan secara fisik di lapangan, tim juga mencatat titik koordinat lokasi yaitu pada posisi -0°27,37'379"S 103°07,62'467"E sebagai data validasi wilayah yang telah diamankan.
Selain melakukan patroli keliling, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga yang ditemui di sepanjang rute. Babinsa menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan yang dapat memicu api menjalar menjadi besar dan sulit dikendalikan.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah mencegah munculnya sebaran titik api baru yang bisa mengancam keselamatan dan merusak ekosistem. Dengan adanya pengawasan yang intensif, diharapkan setiap potensi bahaya dapat dideteksi sejak dini sehingga penanganannya bisa dilakukan dengan cepat dan tepat sebelum meluas.
Kerjasama yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program pencegahan Karhutla ini. Partisipasi aktif dari warga setempat sangat membantu aparat dalam memantau situasi dan kondisi di wilayah yang cukup luas dan sulit dijangkau jika hanya mengandalkan pengawasan dari jarak jauh.
Sementara itu, pihak Koramil 12/Btk menyatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Komitmen kuat untuk menjaga wilayah dari ancaman api akan terus dijaga demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari asap serta polusi akibat kebakaran lahan.