Kabar Gembira Petani Riau: Harga TBS Sawit Swadaya Tembus Rp4.007 Per Kilogram

Kabar Gembira Petani Riau: Harga TBS Sawit Swadaya Tembus Rp4.007 Per Kilogram

PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 8–14 April 2026. Kenaikan ini diputuskan dalam rapat penetapan harga yang digelar Dinas Perkebunan Riau pada 7 April 2026.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, menyebutkan bahwa penetapan harga minggu ke-11 tahun 2026 ini telah mengacu pada regulasi terbaru.

“Penetapan harga TBS kelapa sawit minggu ke-11 tahun 2026 (periode 8–14 April 2026) telah menggunakan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025,” ujarnya.

Dalam aturan tersebut, penetapan harga kini menggunakan rentang umur tanaman 3 hingga 30 tahun, berdasarkan tabel rendemen harga terbaru hasil kajian PPKS Medan yang telah disepakati tim.

Dari hasil penetapan, kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp39,23 per kilogram atau naik sekitar 0,99 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp4.007,05/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan, dengan harga cangkang sebesar Rp19,07/Kg,” jelasnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga TBS kali ini terutama dipengaruhi oleh naiknya harga minyak sawit mentah atau CPO.

“Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,76 persen, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp271,48/kg dan kernel minggu ini turun sebesar Rp306,32/kg dari minggu lalu,” ungkapnya.

Dalam proses penetapan harga, terdapat beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Untuk itu, sesuai ketentuan Permentan, digunakan harga rata-rata tim atau acuan harga KPBN.

“Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 pasal 16 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN,” paparnya.

Ia merinci, harga rata-rata CPO KPBN periode ini sebesar Rp16.041,67 per kilogram dan kernel Rp15.760,00 per kilogram.

Lebih lanjut, Defris menegaskan bahwa perbaikan tata kelola penetapan harga terus dilakukan untuk memastikan keadilan bagi seluruh pihak.

“Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan tim penetapan harga selalu melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra,” tegasnya.

Menurutnya, komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan yang didukung Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau diharapkan berdampak positif bagi petani.

“Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Berikut Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Swadaya Provinsi Riau Periode 8 - 14 April 2026 :

Umur 3 Th (Rp 3.105,71 ); 

Umur 4 Th (Rp 3.461,59 ); 

Umur 5 Th (Rp 3.712,35 ); 

Umur 6 Th (Rp 3.854,70 ); 

Umur 7 Th (Rp 3.942,07 ); 

Umur 8 Th (Rp 3.989,53 ); 

Umur 9 Th (Rp 4.007,05 ); 

Umur 10-20 Th (Rp 3.966,85 ); 

Umur 21 Th (Rp 3.901,48 ); 

Umur 22 Th (Rp 3.825,76 ); 

Umur 23 Th (Rp 3.739,64 ); 

Umur 24 Th (Rp 3.674,33 ); 

Umur 25 Th (Rp 3.620,87 ); 

Umur 26 Th (Rp 3.601,58 ); 

Umur 27 Th (Rp 3.571,87 ); 

Umur 28 Th (Rp 3.515,45 ); 

Umur 29 Th (Rp 3.473,89 ); 

Umur 30 Th (Rp 3.378,88 ); 

Indeks K : 92,76 % 

BOTL : 0,52 % 

Harga CPO Rp/Kg 16.002,48 

Harga Kernel Rp/Kg 15.838,68 

Harga Cangkang Rp/Kg 19,07.