Batang Tuaka – Dalam upaya menjaga keamanan wilayah dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka, Sertu N. Siagian melaksanakan kegiatan patroli rutin di tapal batas wilayah. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 08 April 2026, mulai pukul 08.30 WIB.
Patroli difokuskan di wilayah Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Lokasi ini menjadi perhatian khusus karena merupakan daerah perbatasan yang rawan terhadap potensi gangguan keamanan maupun ancaman kebakaran lahan yang sering terjadi menjelang musim kemarau.
Titik koordinat yang menjadi pusat kegiatan patroli berada pada posisi 0°.36111078 Lintang Selatan dan 103°.60299689 Bujur Timur. Pencatatan koordinat yang presisi ini dilakukan untuk memastikan cakupan pengamanan berjalan sesuai dengan target wilayah yang telah ditetapkan oleh komando atas.
Dalam pelaksanaan tugas kali ini, Sertu N. Siagian didampingi oleh personil gabungan yang terdiri dari unsur TNI sebanyak satu orang serta perwakilan dari masyarakat setempat sebanyak dua orang. Keterlibatan warga lokal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat dan penduduk dalam menjaga lingkungan.
Fokus utama dari kegiatan patroli ini adalah melakukan antisipasi dini terhadap potensi terjadinya Karhutla. Tim gabungan melakukan pengecekan kondisi lahan, memantau titik-titik rawan panas, serta memastikan tidak ada aktivitas pembakaran yang dilakukan secara sembarangan yang dapat memicu kebakaran yang lebih besar.
Selain pengawasan terhadap Karhutla, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah segala bentuk gangguan keamanan lainnya di wilayah tapal batas. Kehadiran Babinsa bersama masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menimbulkan efek jera bagi pihak-pihak yang berniat melakukan pelanggaran atau perusakan lingkungan.
Sertu N. Siagian menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga kelestarian alam dan meminimalisir risiko bencana asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun kesehatan.
Dengan adanya kerjasama yang solid antara aparat dan warga, diharapkan wilayah Desa Kuala Sebatu dan sekitarnya dapat terhindar dari bahaya kebakaran hutan dan lahan. Keamanan di tapal batas pun tetap terjaga dengan baik demi kenyamanan bersama.