TEMBILAHAN – Keselamatan kerja bukan sekadar prosedur, melainkan budaya yang harus tertanam kuat di setiap lini operasional. PT Pelindo Regional 1 Tembilahan kembali menggaungkan pesan penting melalui kampanye keselamatan yang mengusung tema kuat: "Merah Berbahaya, Hijau Terjaga". Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh pekerja dan mitra kerja mengenai pentingnya memahami batasan area kerja demi mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan.
Dalam dunia pelabuhan yang dinamis dan penuh dengan aktivitas berat, identifikasi area kerja menjadi hal yang sangat krusial. Konsep Zona Merah dan Zona Hijau diperkenalkan sebagai panduan visual yang mudah dipahami oleh semua pihak. Warna merah menjadi penanda area terlarang yang memiliki risiko tinggi, di mana kehadiran manusia tanpa izin dan prosedur khusus dapat mengancam nyawa. Sebaliknya, warna hijau menandakan area yang telah dinyatakan aman dan terkendali untuk melakukan aktivitas operasional sehari-hari.
Salah satu bahaya tersembunyi yang sering kali menjadi penyebab insiden adalah adanya blind spot atau area buta. General Manager PT Pelindo Regional 1 Tembilahan, Riky Armadi, menegaskan bahwa bahaya ini nyata dan bisa berakibat fatal jika diabaikan. Area buta ini sering kali tidak terlihat oleh mata pengemudi alat berat maupun pejalan kaki, sehingga membutuhkan pemahaman yang baik mengenai batas wilayah kerja agar tidak terjadi tabrakan atau tertimpa material.
"Blind spot itu nyata dan fatal. Oleh karena itu, pemahaman mengenai marking area sangat kami tekankan. Jangan pernah mencoba masuk atau melangkah ke area yang sudah ditandai sebagai zona berbahaya hanya karena merasa terburu-buru atau merasa aman," ujar Riky Armadi dalam keterangannya, Senin (09/04).
Lebih lanjut, Riky menjelaskan bahwa Zona Merah ditetapkan sebagai area terlarang untuk raga. Area ini biasanya merupakan jalur lalu lintas alat berat, area penumpukan muatan, atau zona yang sedang dalam perbaikan yang berisiko tinggi. Memasuki area ini tanpa prosedur permit to work dan pengawasan yang ketat sama saja dengan mempertaruhkan keselamatan diri sendiri maupun rekan kerja lainnya.
Di sisi lain, Zona Hijau menjadi tempat yang aman untuk bekerja dan beraktivitas. Area ini telah melalui penilaian risiko yang mendalam dan bebas dari bahaya langsung. Namun, Riky menekankan bahwa berada di zona aman tidak berarti boleh lengah. Tetap diperlukan sikap waspada dan disiplin dalam menerapkan prosedur kerja yang benar agar kondisi aman tersebut dapat terus terjaga.
Poin terpenting dari himbauan ini adalah kesadaran bahwa kelalaian hanya dalam satu detik saja mampu mengubah segalanya. Kecelakaan kerja sering kali bermula dari hal-hal kecil, seperti tidak memakai alat pelindung diri (APD), melanggar marka jalan, atau meremehkan tanda bahaya. Oleh karena itu, perusahaan terus mendorong budaya stop work authority di mana setiap pekerja berhak menghentikan aktivitas jika melihat potensi bahaya.
Melalui kampanye ini, PT Pelindo Regional 1 Tembilahan mengajak seluruh insan pelabuhan untuk selalu mematuhi aturan keselamatan. Pakai APD lengkap, pahami batas zonamu, dan tetap waspada di setiap detiknya. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang menjadi prioritas utama dalam mendukung kelancaran operasional pelabuhan yang efektif dan humanis.