Polsek Pelangiran Gelar Workshop Green Policing, Ajak Masyarakat Cinta Lingkungan Tempat Tinggal

Polsek Pelangiran Gelar Workshop Green Policing, Ajak Masyarakat Cinta Lingkungan Tempat Tinggal

PELANGIRAN – Dalam rangka menindaklanjuti program unggulan Kepala Kepolisian Daerah Riau tentang Workshop Green Policing, Polsek Pelangiran menggelar kegiatan penyuluhan dan edukasi cinta lingkungan hidup di halaman warga Jalan Kesehatan, Kelurahan Pelangiran, pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Tagaggiri Tama Jaya, Bripka H.P. Siregar, serta masyarakat atas nama Khairunnisa. Dalam kegiatan simbolis tersebut, Polsek Pelangiran bersama warga menanam satu bibit pohon mangga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian alam.

Kapolsek Pelangiran, IPTU Iwan Saputra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Workshop Green Policing merupakan bentuk pemolisian yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. "Kami tidak hanya berbicara soal keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana Polri hadir dalam menjaga bumi. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mencintai lingkungan hidup sejak usia dini," ujar Iptu Iwan Saputra saat memberikan arahan di lokasi. Menurutnya, pendekatan preventif melalui edukasi lingkungan menjadi strategi penting untuk membangun kesadaran kolektif.

Lebih lanjut, Kapolsek menekankan bahwa kegiatan ini juga didasarkan pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI dan Peraturan Kepolisian Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat. "Polri memiliki peran untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, termasuk dalam hal menjaga ekosistem. Green policing adalah implementasi nyata dari pemolisian masyarakat yang berbasis pada keberlanjutan lingkungan," tegasnya. Iptu Iwan berharap, kegiatan serupa dapat terus digalakkan di seluruh wilayah hukum Polres Indragiri Hilir.

Dalam sesi penyuluhan, Bripka H.P. Siregar selaku Bhabinkamtibmas menyampaikan materi tentang pentingnya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap diri sendiri, lingkungan, dan hutan. "Kesadaran menjaga alam harus dimulai dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon, dan rutin melakukan kerja bakti. Ini adalah investasi kesehatan bersama untuk masa depan," jelas Bripka Siregar di hadapan warga yang hadir. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengedukasi keluarga dan teman-teman di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Salah satu poin menarik dari workshop ini adalah harapan agar nilai-nilai cinta lingkungan bisa diwariskan secara berkelanjutan. Kapolsek Pelangiran secara khusus berpesan kepada generasi muda dan pasangan yang baru menikah untuk menjadikan penanaman pohon sebagai tradisi. "Kami berharap, misalnya kepada mempelai pria dan mempelai wanita, nantinya dapat mengimplementasikan dan melestarikan penanaman pohon secara berkelanjutan. Ini simbol bahwa cinta kepada pasangan juga selaras dengan cinta kepada alam," tutur Iptu Iwan. Pesan itu disambut antusias oleh warga yang hadir, termasuk Khairunnisa yang mewakili masyarakat setempat.

Kegiatan yang hanya menanam satu bibit pohon mangga ini bukanlah sekadar seremoni, melainkan awal dari gerakan kolektif. Kapolsek menjelaskan bahwa jumlah bibit tidak mencerminkan skala komitmen. "Satu pohon yang dirawat dengan baik jauh lebih berarti daripada seratus pohon yang ditinggalkan. Kami ingin masyarakat paham bahwa menanam itu mudah, tetapi merawat dan melestarikannya butuh konsistensi," ujarnya. Polsek Pelangiran berencana akan terus memonitor pertumbuhan pohon tersebut bersama warga sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini, menurut Kapolsek, adalah tiga hal utama. Pertama, Polri hadir di tengah masyarakat untuk menjalin kemitraan serta meningkatkan kepercayaan publik (public trust). Kedua, mewujudkan kepedulian nyata Polri dalam melestarikan lingkungan dan hutan demi kesehatan bersama. Ketiga, terjaga dan terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir. "Ketika lingkungan sehat, masyarakat pun hidup tenteram. Kamtibmas yang kondusif lahir dari lingkungan yang asri dan masyarakat yang sadar," pungkas Iptu Iwan.

Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan terkendali. Warga tampak antusias mengikuti penyuluhan hingga sesi penanaman pohon. Kapolsek Pelangiran mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, khususnya Bhabinkamtibmas Bripka H.P. Siregar dan warga Khairunnisa yang bersedia menjadi pelopor cinta lingkungan. "Semoga kegiatan sederhana ini menjadi titik awal perubahan besar. Mari kita jaga bumi kita, karena bumi yang lestari adalah rumah yang aman bagi kita semua," tutup Iptu Iwan Saputra, S.H., M.H., mengakhiri workshop green policing yang penuh makna itu.