Batang Tuaka – Upaya meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan oleh jajaran TNI, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan dan terpencil. Pada hari Rabu, tanggal 15 April 2026, pukul 11.20 WIB, Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka, Serka Syamsir, melaksanakan kegiatan patroli rutin sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Sei Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kewaspadaan dini mengingat wilayah tersebut merupakan daerah rawan yang membutuhkan perhatian khusus. Titik lokasi kegiatan berada pada koordinat 0°14'48" S 103°14'49" E, yang menunjukkan posisi wilayah kerja yang cukup spesifik dan memerlukan ketelitian dalam pengawasan.
Dalam pelaksanaannya, Serka Syamsir tidak bekerja sendirian, melainkan didukung oleh personil gabungan yang terdiri dari unsur TNI dan masyarakat setempat. Total personil yang dikerahkan dalam kegiatan kali ini berjumlah tiga orang, dengan rincian 1 orang personil TNI dan 2 orang perwakilan dari masyarakat setempat yang peduli terhadap lingkungan.
Fokus utama dari kegiatan ini bukan hanya sekadar melakukan pengawasan, melainkan upaya strategis untuk membina dan memperkuat jaring pengaman Karhutla. Serka Syamsir hadir di tengah masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan kebakaran lahan adalah tanggung jawab bersama, terutama di wilayah yang letaknya cukup jauh dari pusat pemerintahan.
Melalui pendekatan kearifan lokal, Babinsa menjelaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terjadi bencana yang dapat merugikan banyak pihak. Ia menekankan bahwa dengan adanya jaringan yang solid antara aparat dan warga, potensi titik panas dapat dideteksi lebih cepat dan ditangani sebelum meluas menjadi kebakaran besar.
Sosialisasi yang dilakukan juga menyoroti bahaya dari praktik pembakaran yang tidak terkendali. Warga diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan segera jika menemukan asap atau api yang mencurigakan. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga wilayah binaan.
Kegiatan patroli dan pembinaan jaringan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah menjaga kualitas udara dan lingkungan hidup. Keberadaan Babinsa di wilayah pedalaman menjadi ujung tombak informasi dan koordinasi yang efektif antara masyarakat dengan instansi terkait.
Dengan terjalinnya komunikasi dan kerjasama yang baik, diharapkan wilayah Desa Sei Dusun dan sekitarnya dapat terbebas dari ancaman Karhutla. Serka Syamsir menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi terciptanya wilayah yang aman, hijau, dan bebas dari polusi asap.