Babinsa Tembilahan Hilir Perketat Pengawasan Tapal Batas Wilayah Melalui Patroli Terpadu

Babinsa Tembilahan Hilir Perketat Pengawasan Tapal Batas Wilayah Melalui Patroli Terpadu

Tembilahan,- Babinsa Koramil 01/Tembilahan (Tbh), Sertu Anton, melaksanakan kegiatan patroli tapal batas wilayah di Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir  pada Selasa pagi (21/04) 

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini difokuskan untuk memastikan kejelasan garis batas wilayah serta mencegah potensi konflik antarwarga akibat sengketa lahan.

Patroli ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur masyarakat setempat. Total personel yang dikerahkan dalam operasi ini berjumlah lima orang, yang terdiri dari satu anggota TNI dan empat warga masyarakat. Kolaborasi antara aparat kewilayahan dan warga ini menunjukkan kuatnya sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan perbatasan desa.

Lokasi patroli difokuskan pada titik koordinat spesifik 0°21'15" Lintang Utara dan 103°6'34" Bujur Timur, dengan arah 30° Tenggara. Penentuan titik koordinat yang akurat menjadi sangat penting agar tidak terjadi kesalahan interpretasi mengenai batas administrasi wilayah, terutama di area rawan yang sering menjadi sumber misunderstanding antarpenduduk.

Dalam pelaksanaannya, Sertu Anton bersama rombongan menelusuri jalur batas sambil melakukan pengecekan fisik terhadap patok-patok batas yang ada. Ia memastikan bahwa tanda-tanda batas wilayah masih terlihat jelas, tidak rusak, atau bergeser akibat aktivitas alam maupun ulah manusia. Jika ditemukan patok yang hilang atau rusak, segera dicatat untuk dilakukan perbaikan selanjutnya.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan oleh Babinsa untuk memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menghormati batas wilayah yang telah ditetapkan. Sertu Anton menekankan bahwa menjaga tapal batas bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat demi terciptanya kerukunan dan stabilitas keamanan di tingkat kelurahan.

Selain aspek administrasi wilayah, patroli ini juga berfungsi sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan lainnya, seperti perambahan lahan ilegal, pembakaran hutan, atau aktivitas mencurigakan di area perbatasan. Dengan kehadiran rutin Babinsa, diharapkan dapat menciptakan efek jera bagi siapa saja yang berniat melanggar aturan di wilayah tersebut.

Antusiasme warga yang terlibat dalam patroli ini cukup tinggi. Mereka merasa bangga dapat berpartisipasi langsung dalam upaya menjaga wilayah tempat tinggalnya. Kehadiran Babinsa yang selalu dekat dengan rakyat menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kedaulatan wilayah hingga ke tingkat paling bawah.

Sebagai penutup, Sertu Anton menyatakan bahwa kegiatan patroli tapal batas seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan. “Pengawasan yang konsisten adalah kunci untuk mencegah masalah sebelum muncul. Kami akan terus hadir di tengah warga untuk memastikan wilayah Tembilahan Hilir tetap aman, tertib, dan damai,” pungkasnya.