Babinsa Pulau Burung Gencar Edukasi Warga Cegah Karhutlah Sejak Dini

Babinsa Pulau Burung Gencar Edukasi Warga Cegah Karhutlah Sejak Dini

Pulau Burung – Babinsa Koramil 11/Pulau Burung, Kodim 0314/Inhil, Serda Hendra Kardi, terus berupaya mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah binaannya. Pada Minggu, 26 April 2026, ia melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) atau pendekatan kemanusiaan dengan warga di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat setempat.

Kegiatan yang berlangsung di tengah komunitas warga tersebut memiliki tujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Serda Hendra Kardi memanfaatkan momen pertemuan ini tidak hanya sekadar bersilahturahmi, tetapi juga menyisipkan pesan-pesan penting terkait menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Pendekatan persuasif ini dipilih agar pesan dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa menimbulkan kesan menggurui.

Fokus utama dari edukasi kali ini adalah pencegahan dini terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan yang sering kali dipicu oleh kelalaian manusia. Babinsa secara tegas namun bijak mengingatkan warga agar menghentikan kebiasaan membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Ia menjelaskan bahwa tindakan sekecil apa pun yang melibatkan api di area terbuka memiliki risiko besar menyebar tak terkendali, terutama di musim kemarau atau kondisi angin kencang.

Dalam penyampaiannya, Serda Hendra Kardi menekankan bahwa mencegah kebakaran jauh lebih mudah dan murah dibandingkan memadamkannya. Kerugian akibat karhutla tidak hanya bersifat materiil berupa hilangnya harta benda dan lahan produktif, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan masyarakat akibat asap tebal dan rusaknya ekosistem alami. Oleh karena itu, kesadaran kolektif warga untuk tidak menggunakan api dalam pengelolaan sampah atau lahan menjadi kunci utama keberhasilan pencegahan bencana ini.

Antusiasme warga terlihat jelas saat menerima penjelasan dari Babinsa mereka. Masyarakat menyadari bahwa peran serta mereka sangat vital dalam menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman si jago merah. Beberapa warga bahkan menyampaikan komitmen mereka untuk saling mengingatkan antar-tetangga jika ada yang berniat membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan di area rawan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang dilakukan telah mulai menanamkan rasa tanggung jawab bersama.

Selain memberikan larangan, Babinsa juga memberikan alternatif solusi bagi warga dalam mengelola sampah dan membersihkan lahan tanpa harus membakarnya. Ia menyarankan metode penguburan sampah organik atau pemanfaatan lahan secara mekanis sebagai pengganti pembakaran. Dengan demikian, produktivitas lahan tetap terjaga tanpa harus mengorbankan keselamatan lingkungan dan kesehatan warga sekitar. Sinergi antara pengetahuan tradisional dan modern ini diharapkan dapat menjadi budaya baru di Kecamatan Pulau Burung.

Kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh Serda Hendra Kardi tersebut berjalan dengan lancar dan aman hingga selesai. Tidak ada hambatan berarti selama proses interaksi, yang menandakan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sosok Babinsa di tengah-tengah mereka. Suasana kekeluargaan yang terbangun menjadi modal kuat bagi Koramil 11/Pulau Burung untuk terus melakukan monitoring dan pencegahan potensi gangguan keamanan lainnya di masa mendatang.

Keberhasilan kegiatan ini menjadi bukti nyata peran strategis Babinsa sebagai agen perubahan di tingkat desa. Melalui edukasi pencegahan dini karhutlah yang konsisten, Kodim 0314/Inhil berharap angka kejadian kebakaran lahan di Kecamatan Pulau Burung dapat ditekan seminimal mungkin. Komitmen untuk menjaga harmoni sosial dan kelestarian lingkungan akan terus dilanjutkan melalui berbagai program kreatif lainnya demi mewujudkan wilayah yang aman, kondusif, dan bebas dari bencana karhutla.