Tembilahan, – Babinsa Koramil 01/Tembilahan (Tbh), Sertu Anton, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan dan ketertiban wilayah binaan. Pada hari Senin pagi, tepatnya pukul 10.00 WIB, ia melaksanakan kegiatan patroli tapal batas di wilayah Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir senin (27/04)
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan kejelasan garis batas administrasi antarwilayah.
Patroli kali ini dilaksanakan dengan melibatkan unsur gabungan, yang terdiri dari satu personel TNI dan tiga orang masyarakat setempat. Kolaborasi antara aparat kewilayahan dan warga ini mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga aset daerah. Dengan adanya keterlibatan masyarakat, diharapkan rasa memiliki terhadap batas wilayah semakin kuat, sehingga potensi sengketa lahan di kemudian hari dapat diminimalisir sejak dini.
Lokasi patroli difokuskan pada titik koordinat 0°21'15" Lintang Utara dan 103°6'34" Bujur Timur, dengan arah 30° Tenggara. Titik ini menjadi salah satu area strategis yang perlu dipantau secara berkala karena rentan terhadap pergeseran tanda batas alami maupun buatan. Sertu Anton bersama rombongan menyusuri medan untuk memastikan patok-patok batas masih berdiri kokoh dan tidak mengalami kerusakan atau penghilangan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dalam pelaksanaannya, Sertu Anton tidak hanya melakukan pengecekan fisik terhadap tanda batas, tetapi juga memanfaatkan momen tersebut untuk berinteraksi langsung dengan warga sekitar. Ia memberikan pemahaman mengenai pentingnya menghormati batas wilayah yang telah ditetapkan secara hukum. Pendekatan humanis ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak melanggar atau menggeser batas wilayah demi kepentingan pribadi.
Kegiatan patroli tapal batas ini juga bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di area perbatasan. Selain mencegah sengketa lahan, pengawasan rutin seperti ini turut membantu mengantisipasi tindakan ilegal lainnya, seperti pembalakan liar atau penyerobotan lahan negara. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi simbol nyata negara dalam melindungi hak-hak warganya atas wilayah tempat tinggal mereka.
Sinergi yang dibangun antara Babinsa dan masyarakat Tembilahan Hilir menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan jumlah personel gabungan yang meskipun terbatas, yaitu empat orang, mereka mampu menjangkau area vital dan memberikan dampak signifikan. Partisipasi aktif tiga warga yang ikut serta menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung program TNI AD terkait pembinaan teritorial yang berkelanjutan.
Sertu Anton menegaskan bahwa kegiatan patroli tapal batas bukanlah aktivitas sekali waktu, melainkan akan terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan. "Menjaga batas wilayah sama halnya dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tingkat akar rumput. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan tidak ada lagi kerancuan batas yang berpotensi memicu konflik," ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Melalui langkah konkret ini, Babinsa Koramil 01/Tbh berharap wilayah Kelurahan Tembilahan Hilir tetap kondusif, aman, dan bebas dari segala bentuk sengketa lahan. Komitmen TNI dalam mendampingi masyarakat menjaga setiap jengkal tanah air terus ditegakkan, menjadikan patroli tapal batas sebagai benteng pertahanan non-militer yang kuat dalam menghadapi dinamika sosial di wilayah perbatasan administratif.