Latihan Ground Handling Pesawat Hawk dan F-16 di Pekanbaru Diiikuti Personil Gabungan Lintas Lanud

Latihan Ground Handling Pesawat Hawk dan F-16 di Pekanbaru Diiikuti Personil Gabungan Lintas Lanud

PEKANBARU - Latihan Ground Handling Pesawat Hawk 109/209 dan F-16  diikuti puluhan personil gabungan dari lima Pangkalan Udara (Lanud). Yakni Lanud Sri Mulyono Herlambang Pelambang, Lanud Sultan Sjahrir Padang, Lanud Raden Sadjad Ranai - Kepri dan Lanud Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang - Kepri termasuk Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru selaku tuan rumah. 

Personel lintas Lanud mengikuti latihan Ground Handling Hawk dan F-16 tersebut semuanya di bawah naungan Komando Darah Angkatan Udara (Kodau) I berkedudukan di Jakarta. 

Latihan Ground Handling sendiri merupakan kegiatan pelatihan yang berfokus pada penanganan pesawat di darat, sebelum dan sesudah penerbangan, khususnya pesawat tempur. Latihan ini bertujuan memastikan seluruh proses di darat berjalan aman, cepat, dan sesuai prosedur.

Kegiatan ini sudah berjalan selama empat hari sejak Senin (27/4/26) lalu. Sebanyak 20 personel gabungan lintas atase pertahanan udara tersebut dituntut memiliki dedikasi dan disiplin menjalankan tugas. Misi ini juga penentu keberhasilan selain penerbang tempur dalam mengamankan ruang udara Indonesia. 

"Latihan Ground Handling Pesawat Hawk 109/209 dan F-16 dibuka Senin lalu selama empat hari. Hari ini resmi kita tutup," kata Kepala Dinas Operasi Lanud Rsn Kolonel Pnb Andri Setyawan di Ruang Sadewa VIP Room Pandawa, saat membacakan sambutan tertulis Danlanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris, Kamis (30/4/25). 

“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh instruktur, penyelenggara, dan peserta yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, serta semangat luar biasa sehingga latihan ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan mencapai tujuan yang diharapkan,” ujar Kadisops membacakan sambutan Danlanud.

Disampaikan, latihan ground handling memiliki peran strategis dalam mendukung kesiapan operasional penerbangan. Ia juga mengucapkan apresiasi atas kesungguhan prrsonil dalam mengikuti pelatihan dengan disiplin. 

“Kemampuan ground handling yang profesional merupakan salah satu faktor kunci dalam menjamin keselamatan dan kelancaran operasi penerbangan. Karena itu, setiap materi yang telah diterima harus benar-benar dipahami dan mampu diaplikasikan secara optimal di satuan masing-masing,” tegasnya.

Mengakhiri sambutan, setiap personil ditekankani pentingnya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan seiring perkembangan teknologi dan dinamika tugas ke depan. 

Kegiatan penutupan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada peserta, sesi foto bersama, serta ramah tamah dalam suasana penuh keakraban, sebagai wujud kebersamaan dan komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme pengabdian kepada bangsa dan negara. Penutupan ditandai dengan pelepasan pita tanda peserta sebagai simbol berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan secara intensif dan terarah.

Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala dinas, komandan satuan, serta instruktur dari lintas Lanud. Kehadiran lintas satuan ini mencerminkan soliditas dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI Angkatan Udara, khususnya di bidang pendukung operasional penerbangan.