Tembilahan Hulu – Dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah dan mencegah potensi sengketa lahan, Babinsa Koramil 01/Tembilahan Hulu (Tbh), Serda Miskal, secara aktif melaksanakan patroli dan sosialisasi tapal batas di wilayah binaannya. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 7 Mei 2026, dimulai pukul 09.34 WIB hingga 11.00 WIB, yang mencakup area strategis di Desa Pekan Kamis, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir. Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memastikan batas wilayah tetap jelas dan terjaga.
Serda Miskal menekankan bahwa patroli tapal batas bukan sekadar kegiatan rutin inspeksi fisik, melainkan bagian integral dari strategi pembangunan jaringan pengawasan partisipatif. Dengan melibatkan elemen masyarakat secara langsung, Babinsa berupaya menciptakan sistem deteksi dini yang efektif terhadap setiap kemungkinan pelanggaran batas atau perambahan liar. Pendekatan ini dinilai lebih berkelanjutan karena mengandalkan kesadaran kolektif warga untuk turut serta menjaga integritas wilayah desa mereka.
Dalam operasionalnya kali ini, Serda Miskal tidak bertindak sendiri, melainkan menggandeng tiga orang tokoh masyarakat dan warga setempat sebagai personel gabungan. Kolaborasi antara satu personel TNI dan tiga warga masyarakat ini menunjukkan pola kemitraan yang solid, di mana pengetahuan lokal warga digabungkan dengan disiplin dan prosedur militer. Sinergi ini memungkinkan patroli berjalan lebih efisien dan menjangkau titik-titik rawan yang mungkin luput dari pengamatan jika hanya dilakukan oleh personel TNI saja.
Lokasi patroli di Desa Pekan Kamis dipilih karena merupakan area yang memerlukan pemantauan berkala untuk menghindari klaim tumpang tindih antarwarga atau dengan wilayah adjacent. Selama kegiatan berlangsung, Serda Miskal bersama rombongan menyusuri garis batas yang telah ditetapkan, memastikan tanda batas alam maupun buatan masih terlihat jelas dan tidak rusak. Keberadaan Babinsa di lapangan memberikan kepastian hukum dan ketenangan bagi warga yang bermukim di sekitar area tapal batas tersebut.
Selain melakukan peninjauan fisik, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi intensif kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang jalur patroli. Serda Miskal menyampaikan pentingnya memahami letak batas desa secara tepat agar tidak terjadi kesalahan pengelolaan lahan yang berujung pada konflik horizontal. Sosialisasi ini menjadi momen edukasi bagi warga, khususnya generasi muda, untuk menghormati batas wilayah sebagai bagian dari tertib administrasi pemerintahan desa.
Masyarakat yang terlibat dalam patroli menyambut baik inisiatif Babinsa Koramil 01/Tbh ini. Keterlibatan mereka secara langsung dalam proses pengawasan menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap aset wilayah desa. Dengan adanya pendampingan dari aparat kewilayahan seperti Babinsa, warga merasa lebih percaya diri dalam melaporkan atau mencegah tindakan-tindakan yang berpotensi merusak kejelasan batas wilayah sebelum masalah tersebut berkembang menjadi sengketa yang lebih rumit.
Kegiatan patroli yang berakhir pada pukul 11.00 WIB tersebut berjalan dengan lancar dan kondusif, tanpa ditemukan adanya pelanggaran atau gangguan keamanan di area tapal batas Desa Pekan Kamis. Hasil positif ini membuktikan efektivitas metode pengawasan gabungan yang diterapkan oleh Serda Miskal. Kondisi aman dan terkendali di wilayah perbatasan desa menjadi indikator keberhasilan pembinaan teritorial yang selama ini terus digalakkan oleh Koramil 01/Tembilahan Hulu.
Koramil 01/Tbh berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan frekuensi patroli tapal batas dengan melibatkan peran serta masyarakat yang lebih luas. Serda Miskal berharap, jaringan pengawasan yang telah dibangun ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Kecamatan Tembilahan Hulu dalam menjaga stabilitas kamtibmas wilayah. Melalui konsistensi dan kolaborasi yang kuat, diharapkan sengketa batas wilayah dapat diminimalisir, sehingga pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat dapat berjalan dengan harmonis dan tertib.